Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) terus berupaya menjaga bisnis wealth management tetap tumbuh meski tertantang gejolak ekonomi.
Community Financial Services Director Maybank Indonesia, Bianto Surodjo mengatakan, berbagai sentimen pasar yang muncul sepanjang tahun ini membuat bisnis wealth management semakin diuji.
Akan tetapi, ia memastikan pertumbuhan di Maybank Indonesia tetap terjaga positif.
Bianto menuturkan bahwa pada Mei 2026, dana kelolaan alias asset under management (AUM) bisnis wealth management berhasil tumbuh 12% secara tahunan.
"Gejolak pasar di tahun ini memang dapat menjadi tantangan untuk bisnis wealth management, namun kondisi ini juga dapat memberikan peluang bagi nasabah," kata Bianto kepada Kontan, Kamis (4/6/2026).
Salah satu sentimen pasar yang dicermati Bianto adalah kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) pada Mei 2026.
Ia menyebut, naiknya BI Rate dapat meningkatkan risiko pasar sehingga nasabah semakin berhati-hati menginvestasikan dana.
Dalam kondisi ini, Bianto memastikan Maybank Indonesia akan terus meningkatkan strategi investasinya dalam menjaga AUM tetap bertumbuh sesuai dengan profil risiko masing-masing nasabah.
"Salah satu hal yang paling penting dilakukan terutama dalam situasi pasar saat ini adalah melakukan diversifikasi portofolio. Untuk itu, kami menyediakan beragam pilihan produk," ucapnya.
Selain itu, Bianto juga bilang Maybank Indonesia akan meningkatkan kapabilitas digital agar nasabah dapat mengakses informasi, memantau portofolio, dan melakukan transaksi dengan lebih mudah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













