kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

SBI Tak Lagi Jadi Investasi Favorit Perbankan


Selasa, 14 Oktober 2008 / 07:33 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Thomas Hadiwinata


Reporter: Arthur Gideon | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Instrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI) sepertinya tak lagi menjadi keranjang investasi favorit perbankan. Buktinya nilai simpanan bank di SBI terus menyusut. Bank banyak menarik duitnya dari SBI untuk kebutuhan penyaluran kredit yang lebih memberikan untung menggiurkan.

Berdasarkan data BI, sampai akhir Agustus 2008 simpanan bank di SBI menciut lagi dan tinggal menyisakan Rp 86,70 triliun. Pada bulan sebelumnya jumlah SBI milik bank masih sebanyak Rp 95,50 triliun. Ini berarti hanya dalam tempo sebulan, bank menarik dananya di SBI sekitar Rp 8,8 triliun.

Head of Treasury Bank Central Asia (BCA) Branko Windoe bilang, penarikan tersebut lantaran bank butuh likuiditas untuk ekspansi kredit. Tak hanya itu, bank juga menarik duitnya dari SBI untuk dipakai mencari untung lebih di Pasar Uang Antar Bank (PUAB).

Dalam beberapa bulan terakhir, suku bunga pinjaman antarbank di PUAB memang cukup tinggi seiring dengan ketatnya likuiditas di perbankan.

Ia menjelaskan, bank bisa mendapatkan untung sekitar BI rate plus 100 basis poin atau lebih dari 10% dari memberikan pinjaman lewat PUAB. "Bandingkan dengan bunga SBI yang saat ini hanya sekitar 9,75%," ujarnya, kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×