kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Segmen korporat dan ritel menopang kredit Bank Mandiri sepanjang 2018


Senin, 28 Januari 2019 / 19:15 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang 2018, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan penyaluran kredit Rp 820,1 triliun, tumbuh 12,4% dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp 729,5 triliun.

"Dari capaian itu, pembiayaan produktif kami tercatat sebesar Rp 558,7 triliun atau 77,71% dari portofolio,” kata Direktur Utama Mandiri Kartika Wirjoatmodjo saat paparan kinerja, Senin (28/1) di Jakarta.

Peningkatan kredit produktif tercermin dari penyaluran kredit modal kerja (bank only) yang tumbuh 9,58% (yoy) menjadi Rp 334,1 triliun dan kredit investasi yang mencapai Rp 224,6 triliun, naik 11,69% (yoy). Sedangkan kredit konsumer yang disalurkan Mandiri pada 2018 senilai Rp 87,4 triliun, tumbuh 11,6% (yoy).

Kartika yang akrab disapa Tiko menambahkan, pertumbuhan kredit Bank Mandiri ditopang dua segmen utama yakni korporat dan ritel. Sepanjang 2018, kredit korporat Mandiri mencapai Rp 325,8 triliun, tumbuh 23,3% (yoy). Sedangkan di segmen ritel, pertumbuhannya mencapai 10,52% (yoy) senilai Rp246,6 triliun.

"Mulai 2018 kami sudah mulai shifting portofolio kredit kami, dimana sebelumnya lebih fokus ke komersial, sekarang lebih ke segmen korporat dan ritel. Karena risikonya rendah dan underwriting-nya kuat," Papar Tiko.

Sementara secara umum, pada 2019, Mandiri menargetkan pertumbuhan kreditnya mencapai 13%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×