kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.343.000 -0,81%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sejumlah Perusahaan Multifinance Catat Pertumbuhan Pembiayaan UMKM di Kuartal I-2024


Jumat, 19 April 2024 / 20:01 WIB
Sejumlah Perusahaan Multifinance Catat Pertumbuhan Pembiayaan UMKM di Kuartal I-2024
ILUSTRASI. Pembiayaan Kendaraan Bekas: Penjualan mobil bekas di Jakarta, Selasa (16/01/2024). Sejumlah Multifinance Catat Kenaikan Pembiayaan UMKM Di Kuartal I 2024


Reporter: Nova Betriani Sinambela | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan multifinance mencatatkan pertumbuhan positif dalam penyaluran pembiayaan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada kuartal pertama 2024.

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) misalnya membukukan penyaluran pembiayaan di sektor UMKM sebesar Rp 227 miliar pada periode kuartal I 2024. Angka tersebut melonjak 187% secara tahunan (year on year/yoy) dibanding periode yang sama tahun 2023 yang sebesar Rp 96 miliar. 

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, dari pembiayaan yang disalurkan pada periode itu membuat outstanding dari awal penyaluran pembiayaan ke UMKM sebesar Rp 997 miliar.

Kendati demikian nilai tersebut turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mampu mencapai Rp 1,12 triliun.

Baca Juga: CNAF Catat Penyaluran Pembiayaan Baru Sebesar Rp 2,43 Triliun pada Kuartal I-2024

Maka dari itu Ristiawan berharap nantinya di akhir tahun 2024 penyaluran pembiayaan UMKM bisa bertumbuh dengan proyeksi pertumbuhan 38% yoy. Ia menambahkan bahwa CNAF juga akan menggenjot segmen usaha kecil dalam penyaluran pembiayaan UMKM. 

"Saat ini segmen UMKM yang menjadi target market CNAF adalah usaha kecil, dengan tiket size rata-rata Rp170 juta dan maksimal Rp 500 juta dengan basis agunan kendaraan," katanya kepada KONTAN, Jumat (19/3). 

Tidak mau kalah, PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat pembiayaan UMKM kuartal 1 2024 mencapai Rp 3,4 triliun, tumbuh hampir 6% dibandingkan kuartal 1 2023 dengan segmen yang mendominasi adalah segmen usaha mikro.

"Kenaikan pembiayaan UMKM tersebut sejalan dengan tren kenaikan total pembiayaan MUF, di mana total pembiayaan MUF sampai dengan kuartal 1 2024 adalah sebesar Rp5,6 triliun, naik dibandingkan kuartal 1 2023 lalu sebesar Rp5,2 triliun," ujar Direktur Utama MUF, Stanley S. Atmadja.

Baca Juga: Pembiayaan Kendaraan Masih Tertekan

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa pembiayaan di sektor UMKM ini berpotensi terus meningkat dengan target pembiayaan mencapai lebih dari 10% dibandingkan tahun 2023 lalu.

Sementara itu, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mencatat pembiayaan yang di salurkan ke sektor UMKM per maret 2024 sebesar Rp. 1,9 triliun. Sayangnya Direktur SMMA Felix tidak menjelaskan nilai tersebut bertumbuh atau turun dari posisi tahun lalu. 

Namun, Felix menyatakan posisi pembiayaan di sektor UMKM ini masih cukup stabil ditopang oleh penyaluran ke segmen usaha kecil. Oleh sebab itu ia optimis sepanjang tahun ini bisa menggenjot pembiayaan di sektor UMKM. 

"Sinar Mas Multiartha optimis mampu mencapai target penyaluran pembiayaan UMKM sebesar Rp 2,3 triliun," kata Felix kepada KONTAN. 

Baca Juga: BNI Finance Sebut Momen Lebaran Tak Pengaruhi Penyaluran Pembiayaan Perusahaan

Untuk mencapai target itu Felix menuturkan perlu memperhatikan perkembangan pasar tekini dan tetap menyalurkan pembiayaan secara pruden mengingat relaksasi covid 19 sudah berakhir. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×