kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Standchart incar kredit ekspor impor usaha menengah


Kamis, 13 Januari 2011 / 09:50 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Standard Chartered Bank (Standchart) Indonesia akan mengincar penyaluran kredit di pasar usaha menengah. Terutama, perusahaan yang mempunyai kegiatan ekspor-impor. Sebab, pangsa pasar sektor tersebut sangat besardan berprospek bagus untuk menjadi perusahaan besar di masa depan.

Managing Director Head of Origination Client Covarege (OCC) Standard Chartered Bank Indonesia, Gurchi Kardan bilang, rencana itu untuk diversifikasi penyaluran kredit. Sebab, selama ini mereka hanya menyalurkan kredit untuk sektor korporasi dan konsumsi. "30%-40% dari total kredit berasal dari sektor konsumsi, sedang sisanya dari kredit korporasi," kata Gurchi, Rabu (13/1).

Untuk kredit usaha menengah ini, mereka akan memberikan pinjaman sebesar US$ 15 juta - 20 juta. Sayangnya, Gurchi enggan menceritakan target penyaluran kredit di sektor ini. "Target belum ditentukan, tapi akan selalu kami evaluasi per enam bulan," kata Gurchi.

Untuk mendukung program tersebut, Standchart akan menambah 10 cabang pada tahun 2011 ini. Dari jumlah itu, 2-3 cabang akan dibuka semester pertama ini. "Cabang-cabang itu untuk mendorong ekspansi kredit," tandas Gurchi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×