kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Standchart incar kredit ekspor impor usaha menengah


Kamis, 13 Januari 2011 / 09:50 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Standard Chartered Bank (Standchart) Indonesia akan mengincar penyaluran kredit di pasar usaha menengah. Terutama, perusahaan yang mempunyai kegiatan ekspor-impor. Sebab, pangsa pasar sektor tersebut sangat besardan berprospek bagus untuk menjadi perusahaan besar di masa depan.

Managing Director Head of Origination Client Covarege (OCC) Standard Chartered Bank Indonesia, Gurchi Kardan bilang, rencana itu untuk diversifikasi penyaluran kredit. Sebab, selama ini mereka hanya menyalurkan kredit untuk sektor korporasi dan konsumsi. "30%-40% dari total kredit berasal dari sektor konsumsi, sedang sisanya dari kredit korporasi," kata Gurchi, Rabu (13/1).

Untuk kredit usaha menengah ini, mereka akan memberikan pinjaman sebesar US$ 15 juta - 20 juta. Sayangnya, Gurchi enggan menceritakan target penyaluran kredit di sektor ini. "Target belum ditentukan, tapi akan selalu kami evaluasi per enam bulan," kata Gurchi.

Untuk mendukung program tersebut, Standchart akan menambah 10 cabang pada tahun 2011 ini. Dari jumlah itu, 2-3 cabang akan dibuka semester pertama ini. "Cabang-cabang itu untuk mendorong ekspansi kredit," tandas Gurchi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×