kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Strategi BPD tingkatkan tata kelola dana Pemda


Kamis, 23 November 2017 / 16:47 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa Bank Pembangunan Daerah (BPD) sudah mempunyai startegi untuk mengelola dana pemerintah daerah. Apalagi, tiap tahun dana pemda yang ditempatkan di bank daerah semakin meningkat, seiring dengan bertambahnya dana transfer daerah dan Dana Desa. 

Secara nasional berdasarkan rancangan APBN, pada 2018 nanti diperkirakan akan ada Rp 761,1 triliun dana transer daerah dan Dana Desa yang akan masuk ke pemda.

Untuk itu, beberapa BPD sudah menyiapkan strategi.

Pujiono, Direktur Bisnis PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) bilang untuk meningkatkan tata kelola dana daerah bank akan fokus ke transaksi nontunai.

"Nantinya pengelolan dana pemda dan keuangan daerah akan dilakukan melalui sistem aplikasi," kata Pujiono kepada kontan.co.id, Kamis (23/11).

Dengan ini, pengelolaan dan penyaluran keuangan daerah bisa lebih transparan cepat akurat dan akuntabel.

Ferdian Satyagraha, Direktur Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bilang untuk meningkatkan tata kelola pengelolaan dana pemda bank mengimplementasikan SP2D online untuk beberapa daerah.

"Selain itu Bank Jatim juga telah menerapkan beberapa elektronifikasi seperti eparking, etax dan cash management system," kata Ferdian. Diharapkan dengan ini penggunaan dana kas darah bisa sesuai tata kelola yang baik.

Menurut beberapa bank daerah, dana pemda yang ditempatkan di BPD akan berkurang di kuartal 4 2017 atau akhir tahun. Hal ini karena pemda mulai melakukan pembiayaran terhadap proyek yang ada.

Bank Jateng mencatat sampai saat ini pembiayaan terhadap proyek sudah berkisar 60% dari total nilai anggaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×