kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Suku bunga turun, ini bank yang meraup untung dari KPR take over


Kamis, 05 September 2019 / 05:09 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100) melihat take over belum terlalu optimal dalam mendorong pertumbuhan KPR secara nasional lantaran hanya memindahkan portofolio antar bank saja.

"Komposisi penyaluran take over masih di bawah 10% dari total penyaluran KPR BNI," kata General Manager Product Management Division BNI Donny Bima Herjuno

Sementara itu, BNI belum melakukan identifikasi lebih jauh atas pelunasan sebelum masa kredit berakhir akibat take over ke bank lain yang dilakukan nasabahnya.

Baca Juga: Arebi DKI Jakarta gandeng Bank CIMB Niaga gelar pameran JPEx

Menurut Donny, pelunasan KPR yang dilakukan nasabah sebelum jatuh tempo tidak merugikan karena bank juga akan mengenakan penalti atas pelunasan yang terjadi.

Sementara untuk menekan nasabahnya beralih ke bank lain, memasarkan suku bunga promo dengan fixed rate yang berjenjang sehingga penyesuaian angsuran dilakukan secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×