kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tahun ini, Toyota Astra Financial Services akan fokus pembiayaan produktif


Rabu, 19 Februari 2020 / 20:14 WIB
Tahun ini, Toyota Astra Financial Services akan fokus pembiayaan produktif
ILUSTRASI. Stan lembaga pembiayaan atau multifinance PT Toyota Astra Financial Services alias Toyota Astra Finance, saat pameran pasar keuangan rakyat di Jakarta (21/12). KONTAN/Daniel Prabowo/21/12/2014 TA Finance

Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota Astra Financial Services (TAF) mencatatkan total pembiayaan mencapai Rp 11 triliun atau naik 20% secara year on year (yoy) di tahun 2019. Jumlah tersebut, sekitar 20% berasal dari sektor produktif.

Direktur Marketing PT Toyota Astra Financial Services (TAF) Wisnu Kusumawardhana mengatakan, tahun ini, TAF akan memfokuskan pembiayaan pada sektor produktif dengan target pembiayaan mencapai 20% dari target total portofolio pembiayaan tahun ini yang tumbuh sebesar 20% dibandingkan tahun 2019.

Baca Juga: Tambah kantor cabang, Toyota Astra Financial target pembiayaan tumbuh 8% di 2020

Hal tersebut untuk memenuhi aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu POJK No 35/POJK.05/2018 batas minimal pembiayaan produktif 10% dari total portofolio pembiayaannya.

"Tidak ada kesulitan tahun ini untuk mencapai batas minimum karena dari sebelum ada aturan tersebut kita telah di atas 10%, dari tahun ke tahun akan selalu kita jaga sesuai aturan dari OJK. Untuk kendaraan produktif kita mendanai juga untuk keperluan usaha. Penyalurannya untuk sektor industri, bahan bangunan, transportasi dan distribusi," kata Wisnu, di Tangerang, Rabu (19/2).

Baca Juga: Toyota Astra Financial sudah punya dana bayar obligasi yang jatuh tempo bulan ini

Adapun tantangan tahun ini ialah kondisi makro yang belum stabil dan wabah virus corona atau Covid-19 di negara-negara mitra dagang Indonesia diperkirakan akan membawa dampak langsung di wilayah produksi. Akhirnya mengurangi minat masyarakat membeli sepeda motor baru.

Maka dari itu, TAF telah menyiapkan strategi di tahun ini yakni dengan memperluas jaringan kita ke luar jawa terutama ke Kalimantan dan Sulawesi, yang di mana selama ini difokuskan hanya di Pulau Jawa.




TERBARU

Close [X]
×