kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45897,19   -11,35   -1.25%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tak hanya PMN, IFG juga Bakal Fundraising untuk Selesaikan Migrasi Polis Jiwasraya


Kamis, 13 April 2023 / 15:34 WIB
Tak hanya PMN, IFG juga Bakal Fundraising untuk Selesaikan Migrasi Polis Jiwasraya
ILUSTRASI. IFG akan mencari pendanaan mandiri untuk menyelesaikan migrasi polis Jiwasraya.(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Migrasi polis Jiwasraya ke PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) ditargetkan selesai tahun ini dengan kebutuhan dana mencapai Rp 8,01 triliun. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan dana tersebut.

Indonesia Financial Group (IFG) sebagai induk dari IFG Life telah menyiapkan beberapa sumber pendanaan yang utamanya berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dari cadangan investasi dan aset rampasan tipikor dengan total Rp 6,1 triliun.

Untuk menutupi kekurangannya, Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko mengungkapkan, akan mencari pendanaan mandiri berupa fundraising. Upaya ini pernah dilakukan IFG pada tahun 2021 yang berhasil mendapatkan Rp 6,7 triliun dari sejumlah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Baca Juga: Selain Bayar Klaim, Ini Penggunaan Dana PMN dan Fundrising oleh IFG Life

“kita akan menerbitkan surat utang berupa senior bond, target kita selesai paling lambat Juli,” ujar Hexana ketika ditemui di DPR (14/2).

Ia menyebutkan, penerbitan surat utang tersebut dengan menggunakan laporan keuangan audited Desember 2022, sehingga batas waktu penerbitannya hanya enam bulan setelah laporan tersebut keluar.

“Ketentuannya cuma enam bulan berlakunya, jadi Juli kita masuk ke pasar,’ tambahnya.

Lebih lanjut, fundraising tersebut juga menggunakan kekuatan internal dari IFG yaitu sebagian dividen anak perusahaan. Dividen tersebut akan menjadi underlying untuk leverage mengajukan fundraising dalam bentuk senior bond tersebut.

Ia menambahkan, pendanaan tersebut memang diperlukan untuk menyelesaikan migrasi polis Jiwasraya. Mengingat, IFG Life tetap harus menjaga rasio solvabilitas (RBC) dalam melakukan migrasi tersebut.

Sebagai informasi, di tahun 2022, migrasi polis Jiwasraya telah membuat RBC perusahaan turun dari 223,6% pada tahun sebelumnya menjadi 127,86%.

Baca Juga: Klaim Asuransi Jiwa Susah? Ini Kata Pelaku Industri

“Selama masa pemindahan masih berlangsung, kita jaga RBC 120% hingga 135%, sehingga optimal penggunaan capitalnya,” tambahnya.

Ia menambahkan jika segala proses pemindahan tersebut telah selesai, baru IFG Life akan menger RBC bisa kembali di level 200%. Tapi, hingga akhir tahun, target RBC-nya masih di level 135%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×