kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Tantangan industri asuransi jiwa yang bermain di lini bisnis unitlink tahun ini


Rabu, 08 Januari 2020 / 23:32 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pemasaran atau marketing produk unitlink Prime Invest dari Asuransi AIA Indonesia. KONTAN/Daniel Prabowo/14/07/2009


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Yudho Winarto

Selain itu, perlunya sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya berasuransi, khususnya untuk produk unitlink di mana produk tersebut tidak hanya untuk memberikan perlindungan jiwa, tetapi juga dapat digunakan untuk berinvestasi.

Baca Juga: Kenali Hal-Hal Berikut Sebelum Memilih Asuransi Jiwa Terbaik Bagi Keluarga

Sampai dengan akhir tahun 2020, AAJI tetap optimistis bahwa industri asuransi jiwa akan terus mengalami pertumbuhan yang positif. Pendapatan premi di tahun 2020 diperkirakan akan meningkat sekitar 10% - 14% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

AAJI memperkirakan premi produk unitlink masih menjadi produk yang dominan dalam jangka panjang dibandingkan produk asuransi tradisional.

Hal tersebut dikarenakan banyak masyarakat yang lebih memilih produk yang fleksibel dan praktis di mana dengan memilih produk asuransi unitlink maka akan mendapatkan manfaat proteksi sekaligus investasi untuk jangka panjang, walaupun karakteristik produknya lebih kompleks dibandingkan produk tradisional.

Sebagai informasi, Produk asuransi jiwa berbasis investasi alias unitlink masih memiliki kontribusi yang besar terhadap total premi Kuartal III 2019 sebesar Rp 171,83 triliun.

Berdasarkan data AAJI periode Kuartal III 2019, total premi Asuransi Jiwa dari unit link menyumbang porsi 63% terhadap total premi sedangkan premi tradisional menyumbang porsi sebesar 37% terhadap total premi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×