kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Terbit Besok, Perbankan Bersiap Menjual SRBI kepada Nasabah Lewat Pasar Sekunder


Kamis, 14 September 2023 / 20:12 WIB
Terbit Besok, Perbankan Bersiap Menjual SRBI kepada Nasabah Lewat Pasar Sekunder
ILUSTRASI. Gedung?Menara Bank BTN di Jakarta, Selasa (10/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

"Dalam kaitannya dengan return yang ditawarkan, kami perkirakan discount rate yang ditawarkan akan sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga Reverse Repo SBN ataupun SPN, yang berkisar di range 6,00%-6,50%," ucapnya.

Menurut Josua, dengan rate yang tinggi tersebut, diharapkan perbankan terinsentif untuk membeli SRBI dalam lelang. Beberapa bank mungkin akan menjual kembali dengan yield yang relatif tinggi dibandingkan aset lainnya, sehingga menarik minat investor asing ataupun domestik.

Perluasan kepemilikan SRBI ke insititusi selain bank, disebut akan mendorong minat perbankan dalam lelang, sehingga harga dari SRBI dapat lebih kompetitif. Dengan perbankan mampu memperjualbelikan aset ini, maka aset perbankan menjadi lebih terdiversifikasi sehingga perbankan pun dapat mengoptimalkan capital gain dari jual/beli SRBI tersebut.

"Perbankan dapat menyimpan SRBI untuk likuiditas ataupun menjualnya ke pihak lain, dengan harapan menambah revenue dari perbankan. Dengan pasar sekunder lebih aktif, para investor asing akan semakin berminat dalam memperjualbelikan aset SRBI. Hal ini yang kemudian berpotensi mendorong masuknya modal asing melalui SRBI," tambahnya. 

Josua menyebut, dengan SRBI yang mampu diperdagangkan secara luas, aset dari pasar keuangan Indonesia semakin bervariasi, terutama untuk aset bertenor jangka pendek.

Nasabah-nasabah dapat memperkaya portofolio jangka pendek mereka melalui SRBI ini, terutama bila potensi return lebih menarik dibandingkan set-aset lainnya, seperti SPN serta deposito.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×