kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Tersengat corona, margin bank di Indonesia masih tetap tertinggi se-Asia


Rabu, 29 Juli 2020 / 07:55 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kemampuan industri perbankan mencetak laba tergerus akibat wabah corona. Lesunya ekonomi menyebabkan permintaan kredit melambat dibarengi dengan risiko yang tinggi. Walhasil, laba perbankan tak bisa maksimal.

Di sisi lain, beban bunga terus meningkat. Bank harus menjaga bunga simpanan demi menjaga likuiditas. Tidak mengagetkan kalau margin bunga bersih alias net interest margin (NIM) perbankan bakalan menciut.

Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2020 rata-rata NIM perbankan ada di level 4,57%. Posisi tersebut memang lebih rendah dari bulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,87%. Akan tetapi, ada kenaikan sedikit dari bulan Maret 2020 yang sempat menyentuh ke level terendah yaitu 4,31%.

Baca Juga: Indikator Kesehatan Bank Saat Pandemi

Pun, kalau dibandingkan negara tetangga posisi itu masih jauh lebih tinggi. Misalnya, di Thailand NIM bank paling tinggi ada di kisaran 3,5% menurut data Bloomberg per Kuartal I 2020.

Lalu, di negara serumpun yaitu Malaysia rata-rata NIM industri perbankan hanya bertengger di elvel 2,08% saja di kuartal pertama tahun ini. Posisi tersebut turun dari periode kuartal II 2019 sebesar 2,12%.

Siapa saja jawara NIM bank di Indonesia? 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×