kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.606.000   15.000   0,94%
  • USD/IDR 16.290   50,00   0,31%
  • IDX 7.257   75,31   1,05%
  • KOMPAS100 1.072   13,85   1,31%
  • LQ45 846   11,73   1,41%
  • ISSI 216   3,00   1,41%
  • IDX30 435   5,37   1,25%
  • IDXHIDIV20 520   7,40   1,44%
  • IDX80 122   1,62   1,34%
  • IDXV30 124   0,62   0,50%
  • IDXQ30 143   2,07   1,47%

Transaksi E-commerce Indonesia Diprediksi Capai US$ 89 Miliar hingga 2026


Rabu, 22 Maret 2023 / 07:47 WIB
Transaksi E-commerce Indonesia Diprediksi Capai US$ 89 Miliar hingga 2026
ILUSTRASI. International Data Corporation (IDC) menyebut transaksi e-commerce di Indonesia diprediksi mencapai US$ 89 miliar hingga 2026.ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz


Reporter: Maria Gelvina Maysha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laporan International Data Corporation  (IDC) yang terbaru menyebut lonjakan transaksi e-commerce di Indonesia diprediksi bakal meningkat 128% hingga mencapai US$ 89 miliar dalam nilai transaksi bruto sepanjang tahun 2023 hingga 2026.

Proyeksi nilai transaksi e-commerce Indonesia pada tahun 2026 juga diperkirakan akan melampaui negara-negara tetangga seperti Vietnam ($33 miliar), Thailand ($26 miliar), dan Filipina ($17 miliar).

Namun, pesatnya perkembangan lanskap pembayaran berdampak pada peningkatan transaksi penipuan di dunia maya. 

Baca Juga: Tak Begitu Menggembirakan, Cek Kinerja Sejumlah Bank Digital Tahun 2022

Adapun di tahun 2021, Indonesia memiliki persentase pengguna internet tertinggi (26%) di Asia Tenggara yang menjadi korban penipuan.

Berdasarkan data tersebut, platform penyedia payment gateway 2C2P Indonesia mengambil sikap untuk melindungi merchant dan juga konsumen.

Hal itu juga sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat tim kepemimpinan di Indonesia, memperluas dan melokalkan kapabilitas penjualan, produk, serta jaringan.

“Seiring dengan pertumbuhan e-commerce dan metode pembayaran yang beragam, kami menyempurnakan langkah-langkah pencegahan dan mengimplementasikan pembaruan secara berkala untuk memitigasi ancaman,” ujar Country Head 2C2P Indonesia, Adi Nugroho dalam keterangan resminya, Selasa (22/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Bond Voyage Mastering Strategic Management for Business Development

[X]
×