kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   6.000   0,20%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Transaksi e-Commerce moncer, fintech berlomba sebagai penyedia pembayaran


Kamis, 23 Juli 2020 / 20:06 WIB
Transaksi e-Commerce moncer, fintech berlomba sebagai penyedia pembayaran
ILUSTRASI. Cashlez, perusahaan teknologi finansial di bidang penerimaan pembayaran yang sudah mendapatkan izin dari Bank Indonesia sebagai payment gateway, kini kembali menunjukan gebrakannya dengan memperluas fitur penerimaan pembayaran Kredivo dalam aplikasi Cashl


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Yudho Winarto

Asal tahu saja, meski telah menjadi metode pembayaran di beberapa e-commerce, Indina mencatat pertumbuhan pengguna masih dinilai stabil. Sebab, pihaknya tidak menyetujui seluruh masyarakat dalam melakukan transaksi.

“Terkait pertumbuhan pengguna, kami tidak melihat ada lonjakan yang signfiikan. Karena Kredivo tidak menyetujui semua nasabah dalam melakukan transaksi, terlebih ditengah perekonomian saat ini. Oleh karenanya, kami sangat selektif dalam menyalurkan pinjaman kepada pengguna," pungkasnya.

Baca Juga: Dukung transaksi digital, OVO luncurkan fitur Bayar QRIS

Senada, PT Visionet Internasional (OVO) melihat sejak pandemi gaya hidup masyarakat berubah signifikan, khususnya dalam hal transaksi online.

Karena dinilai memiliki peluang, ke depan OVO terus membuka diri agar dapat berkolaborasi dengan instansi lain dalam mengembangkan ekosistem, sekaligus menghadirkan layanan finansial yang memenuhi kebutuhan pengguna. Untuk diketahui, terbaru OVO menjadi metode pembayaran di BliBli

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra mengatakan, melalui e-commerce pula pihaknya mencatat terjadi lonjakan transaksi, yakni mencapai 110%.

“OVO melihat prospek uang elektronik di tahu ini sangatlah besar, karena adanya pemberlakuan new normal, sehingga membuat masyarakat semakin nyaman untuk beralih ke rana digital, khususnyta dalam pembayaran. Oleh karenanya, kami berupaya memberikan keamanan, kemudahan, kenyamanan maupun user experience untuk menarik minat masyarakat agar beralih ke keuangan digital,” kata Karaniya.

Karaniya menambahkan, sejak menjadi metode pembayaran di e-commerce, pihanya meraup beberapa keuntungan. Hal itu seperti pengembangan ekosistem dan use case dengan menghadirkan layanan finansial yang dapat digunakan kapan pun.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×