kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Tren bunga naik, BTN tetap kejar pertumbuhan KPR 23%


Jumat, 29 Juni 2018 / 21:47 WIB
ILUSTRASI. Pameran properti BTN


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyambut keputusan Bank Indonesia melonggarkan ketentuan loan to value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR). Pelonggaran ini diputuskan setelah BI menaikkan bunga acuan 50 basis poin menjadi 5,25%.

"Pelonggaran LTV oleh BI kali ini sangat kami sambut baik, karena ini memang salah satu insentif yang diperlukan perbankan supaya bisnis properti maupun KPR di Tanah Air bisa tumbuh lebih baik lagi. Apalagi mengingat peran penting properti terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Direktur BTN Budi Satria kepada Kontan.co.id pada Jumat (29/6).

Namun menurut Budi, ada beberapa faktor lain di luar LTV yang harus diperhatikan semua pihak ke depannya. Seperti dalam kecepatan dan kemudahan dalam pengurusan legalitas usaha atau lahan, dan perizinan lainnya.

"Dengan berbagai relaksasi yang diberikan Bank Indonesia (BI), tidak akan mengurangi tingkat kehati-hatian kami, sehingga kami optimistis target NPL tahun ini sebesar 2,38% akan dapat dicapai," tutup Budi.

Per Maret 2018, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross Bank BTN masih di level 2,78%.

Meskipun bunga acuan naik, Budi bilang masih optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan KPR BTN 23% tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×