kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Tugure Sebut Ada Tantangan Mengerek Ekuitas ke Depan


Senin, 01 Desember 2025 / 19:34 WIB
Tugure Sebut Ada Tantangan Mengerek Ekuitas ke Depan
ILUSTRASI. PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) menyebut ada banyak tantangan yang dihadapi industri reasuransi dalam meningkatkan ekuitas ke depannya.

Corporate Secretary Group Head Tugure Eko Susanto mengatakan salah satu tantangannya, yakni terdapat keterbatasan modal, persaingan global dengan reasuradur besar yang memiliki modal lebih besar dan kemampuan teknis lebih baik, serta transformasi digital yang membutuhkan investasi teknologi dan sumber daya manusia.

"Ditambah, adanya risiko ekonomi makro, seperti inflasi dan suku bunga tinggi, kompleksitas risiko yang meningkat, serta perubahan standar akuntansi baru (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan/PSAK 117)," ungkap Eko kepada KONTAN, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga: OJK Proyeksikan Kinerja Industri Asuransi Jiwa dan Umum Tumbuh Positif pada 2026

Selain itu, Eko bilang, tantangan juga datang dari adanya risiko bencana yang makin tidak terduga, serta pengetatan regulasi yang tetap memerlukan kewaspadaan. 

Meskipun ada sejumlah tantangan, Eko melihat peluang reasuransi untuk memperkuat kinerja dan ekuitas tetap lebih besar dibanding tekanannya. Dia bilang peluang industri reasuransi dalam meningkatkan ekuitas ke depannya, yakni dorongan dari regulasi untuk meningkatkan kapasitas domestik meliputi insentif fiskal untuk proyek strategis, prioritas pasar dalam negeri untuk produk lokal, dan kebijakan yang menguatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

"Hal tersebut akan meningkatkan kesadaran atas terjadinya risiko atau permintaan terhadap asuransi yang berpotensi meningkat dan permintaan terhadap solusi reasuransi yang lebih inovatif akan terjadi, sehingga menjadi pendorong positif bagi industri," kata Eko. 

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Tugure mencatatkan ekuitas sebesar Rp 1,74 triliun per Oktober 2025. Nilainya meningkat 12,25%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×