kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Walau selektif, BCA Finance mulai kerek pembiayaan baru mulai Juli 2020


Senin, 06 Juli 2020 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil bekas melalui pembiayaan perusahaan multifinance di Tangerang Selatan, Minggu (29/3). Asosisi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memperkirakan pembiayaan multifinance tumbuh 4% tahun ini. Namun akibat corona, pembiayaan multifinance di


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan termasuk sektor paling tertekan akibat pandemi Covid-19. Selain harus melakukan restrukturisasi kredit, memburuknya ekonomi menghambat penyaluran pembiayaan baru.

PT BCA Finance mengaku masih menyalurkan pembiayaan baru saat proses restrukturisasi berlangsung. Direktur Utama BCA Finance, Roni Haslim menyatakan realisasi pembiayaan baru dilakukan secara sangat selektif hingga mencapai Rp 200 miliar sepanjang Juni 2020.

Baca Juga: Restrukturisasi hampir rampung, MTF yakin bisa genjot pembiayaan baru

“Juli 2020 ini target kami bisa mencapai Rp 500 miliar untuk pembiayaan baru dengan lebih selektif. Namun masih sulit untuk memprediksi peningkatan pembiayaan untuk Agustus 2020,” ujar Roni kepada Kontan.co.id pada Senin (6/7).

Kehati-hatian menjadi aspek paling penting bagi BCA Finance dalam menyalurkan pembiayaan saat pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan. Sebelum pandemi, anak perusahaan dari PT Bank Central Asia Tbk ini mampu menyalurkan realisasi pembiayaan Rp 2,7 triliun hingga Rp 3 triliun tiap bulannya.

BCA Finance hingga Juni 2020 mencatat pengajuan restrukturisasi sebanyak 112.000 nasabah dengan total pembiayaan senilai Rp 10,46 triliun.

Baca Juga: Penuhi target tahun ini, BRI Syariah dapat tambahan kuota KUR Rp 1,5 triliun

BCA Finance telah menghentikan proses restrukturisasi pada Jumat (3/7) lalu. “Karena restrukturisasi sudah berjalan empat bulan dan nasabah telah kami proses,” papar Roni.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×