kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Waspadai Risiko, Jasindo Pantau Ketat Eksposure di Wilayah Konflik Timur Tengah


Selasa, 03 Maret 2026 / 16:18 WIB
Waspadai Risiko, Jasindo Pantau Ketat Eksposure di Wilayah Konflik Timur Tengah
ILUSTRASI. Asuransi Jasindo (DOK/Asuransi Jasindo)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terus mencermati perkembangan dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi bisnis asuransi marine cargo, termasuk pengiriman minyak dan komoditas energi.

Sekretaris Perusahaan Jasindo Brellian Gema Widayana menyampaikan, pada prinsipnya penetapan tarif premi marine cargo sangat bergantung pada profil risiko masing-masing pengiriman. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan antara lain rute pelayaran, jenis barang, nilai pertanggungan, hingga ketentuan reasuransi yang berlaku.

“Untuk wilayah kategori high risk area akan mengikuti perkembangan pasar internasional serta referensi dari reasuradur global,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga: Bank Aladin Syariah Terbitkan Sukuk Wakalah Tahap II Sebesar Rp500 Miliar

Ia menambahkan, hingga saat ini eksposur Jasindo terhadap pengiriman melalui rute Timur Tengah masih berada dalam batas toleransi risiko yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan demikian, dampak langsung terhadap portofolio perusahaan dinilai masih terkendali.

Meski begitu, Jasindo tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko secara ketat. Perusahaan melakukan evaluasi underwriting secara selektif, peninjauan limit pertanggungan, serta penerapan klausul tambahan sesuai kebutuhan untuk mengantisipasi peningkatan risiko di wilayah konflik.

“Kami terus menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko dengan evaluasi underwriting yang ketat, peninjauan limit pertanggungan, penerapan klausul tambahan sesuai kebutuhan, serta koordinasi intensif,” ungkapnya.

Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan mitra reasuransi guna menjaga ketahanan portofolio. Langkah mitigasi yang ditempuh mencakup penyesuaian syarat dan ketentuan polis sesuai perkembangan risiko, penguatan proteksi reasuransi, serta pemantauan eksposur secara lebih intensif, khususnya pada daerah yang masuk kategori konflik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×