kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.875   -95,00   -0,56%
  • IDX 7.441   103,54   1,41%
  • KOMPAS100 1.037   16,87   1,65%
  • LQ45 760   9,37   1,25%
  • ISSI 262   5,17   2,01%
  • IDX30 401   3,98   1,00%
  • IDXHIDIV20 495   1,94   0,39%
  • IDX80 117   1,87   1,63%
  • IDXV30 135   1,59   1,20%
  • IDXQ30 129   0,82   0,64%

YOII: Belum Ada Lonjakan Klaim Asuransi Perjalanan di Tengah Geopolitik Global


Selasa, 10 Maret 2026 / 19:02 WIB
YOII: Belum Ada Lonjakan Klaim Asuransi Perjalanan di Tengah Geopolitik Global
ILUSTRASI. Pertumbuhan Laba Asuransi Digital Bersama (YOII) Didorong Produk Kecelakaan Diri dan Perjalanan (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menyebut hingga saat ini belum terdapat lonjakan signifikan klaim pada produk asuransi perjalanan meski di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi meningkatkan risiko perjalanan.

Corporate Secretary Asuransi Digital Bersama Tbk, Rahmat Dwiyanto mengatakan, perusahaan terus memantau perkembangan situasi global secara cermat untuk mengantisipasi potensi peningkatan klaim di masa mendatang.

“Hingga saat ini, belum terdapat klaim asuransi perjalanan yang signifikan. Kami terus memantau perkembangan situasi global secara cermat,” ujar Rahmat kepada Kontan, Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan, masyarakat perlu memahami bahwa produk asuransi perjalanan pada umumnya tidak menanggung kerugian yang disebabkan oleh risiko yang berkaitan dengan perang (war-related risks).

Baca Juga: YOII Sebut Implementasi PSAK 117 Membawa Perubahan Signifikan Terkait Pendapatan

Karena itu, Rahmat mengimbau nasabah untuk kembali mencermati ketentuan polis asuransi perjalanan yang dimiliki, khususnya terkait ruang lingkup perlindungan yang diberikan.

“Produk asuransi perjalanan secara umum tidak menanggung kerugian yang disebabkan oleh risiko terkait perang. Kami mengimbau nasabah untuk mencermati kembali polis mereka, terutama terkait ruang lingkup perlindungan,” jelasnya.

Di sisi lain, menjelang musim mudik Lebaran yang biasanya menjadi momentum peningkatan permintaan asuransi kendaraan, YOII mengaku belum melihat lonjakan premi yang signifikan hingga saat ini.

Meski demikian, perusahaan telah menyiapkan strategi ekspansi yang lebih agresif tahun ini dengan memperluas jaringan distribusi, baik untuk produk berbasis gaya hidup maupun produk asuransi kendaraan.

Baca Juga: YOII Yakin Implementasi PSAK 117 Dorong Kepercayaan Investor

Rahmat mengatakan strategi tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak segmen masyarakat dan mendorong pertumbuhan bisnis pada tahun ini.

Selain memperluas jaringan distribusi, YOII juga mengembangkan produk-produk baru yang relevan dengan tren gaya hidup masyarakat. Salah satu produk yang tengah disiapkan adalah asuransi yang berkaitan dengan olahraga padel yang kini semakin populer di kalangan masyarakat urban.

Dari sisi kinerja, produk asuransi berbasis perjalanan masih menjadi kontributor utama bagi perusahaan. Per Januari 2026, segmen ini menyumbang lebih dari 50% dari total premi YOII.

Sementara itu, dari sisi klaim, Rahmat menyebut tingkat klaim hingga periode yang sama masih berada dalam kondisi sehat dan terkendali.

“Hal ini mencerminkan penerapan manajemen risiko yang prudent serta selektivitas underwriting yang disiplin di tengah dinamika global yang terus berkembang,” pungkasnya.

Baca Juga: Ini Strategi Asuransi Digital (YOII) untuk Dorong Kinerja Pendapatan Premi pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×