kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Ini Strategi Asuransi Digital (YOII) untuk Dorong Kinerja Pendapatan Premi pada 2026


Senin, 02 Maret 2026 / 03:55 WIB
Ini Strategi Asuransi Digital (YOII) untuk Dorong Kinerja Pendapatan Premi pada 2026


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja pendapatan premi pada 2026.

Corporate Secretary PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) Rahmat Dwiyanto mengatakan salah satu strateginya, yakni perusahaan akan tetap konsisten berfokus pada pengembangan produk asuransi baru yang berkaitan dengan gaya hidup. 

"Salah satu inisiatif yang sedang dikembangkan kami saat ini adalah produk asuransi yang menyasar aktivitas gaya hidup olahraga, seperti kegiatan padel, yang makin diminati masyarakat," katanya kepada Kontan, Minggu (1/3/2026).

Baca Juga: Tokio Marine Sebut Asuransi Marine Cargo Masih Berpeluang Tumbuh Positif pada 2026

Selain pengembangan produk baru, Rahmat menyampaikan Asuransi Digital Bersama juga terus berupaya memperluas dan mengoptimalkan saluran distribusi agar produk-produk yang sudah ada dapat terus bertumbuh. Dia bilang pihaknya akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap langkah ekspansi bisnis.

Ke depannya, Rahmat menyebut Asuransi Digital Bersama menargetkan pertumbuhan premi yang moderat dan berkelanjutan dengan tetap mengutamakan kualitas pertumbuhan. 

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Asuransi Digital Bersama mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 534,39 miliar per akhir 2025. Nilainya tumbuh sebesar 123,64%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 238,95 miliar.

Baca Juga: Multifinance Dominasi Pipeline Obligasi Awal 2026, Nilainya Rp 20,15 Triliun

Adapun Asuransi Digital Bersama mencatatkan klaim yang dibayar mencapai Rp 88,21 miliar per akhir 2025. Nilainya menurun 26,90%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 120,68 miliar. 

Sementara itu, perusahaan berhasil mencatatkan hasil investasi sebesar Rp 7,2 miliar, sedangkan laba setelah pajak tercatat sebesar Rp 14,16 miliar per akhir 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×