kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.257   16,00   0,09%
  • IDX 7.172   42,79   0,60%
  • KOMPAS100 972   5,04   0,52%
  • LQ45 693   2,47   0,36%
  • ISSI 260   0,71   0,27%
  • IDX30 381   -0,44   -0,12%
  • IDXHIDIV20 468   -3,78   -0,80%
  • IDX80 109   0,43   0,40%
  • IDXV30 137   -0,81   -0,59%
  • IDXQ30 122   -0,63   -0,51%

Zurich Syariah Optimalkan Layanan dan Klaim Asuransi Haji pada Musim Haji 2026


Senin, 27 April 2026 / 11:59 WIB
Zurich Syariah Optimalkan Layanan dan Klaim Asuransi Haji pada Musim Haji 2026
ILUSTRASI. Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) memperkuat implementasi produk dan kesiapan layanan asuransi perjalanan ibadah pada musim haji 2026.

Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak mengatakan, perusahaan saat ini berfokus pada penguatan layanan, termasuk memastikan proses klaim berjalan optimal agar jamaah memperoleh perlindungan yang nyaman selama perjalanan ibadah.​

“Menyambut musim haji 2026, Zurich Syariah fokus pada penguatan implementasi produk dan kesiapan layanan yang sudah ada. Kami memastikan proses layanan dan klaim berjalan optimal,” ungkap Hilman kepada Kontan, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga: Transformasi BRI Dorong Kredit Komersial Tumbuh 58,4% pada 2025

Hilman bilang, secara historis tren asuransi haji Zurich Syariah menunjukkan perkembangan yang relatif stabil dan bergerak sejalan dengan dinamika jumlah jamaah haji setiap tahunnya. Pada 2025, lebih dari 50% jamaah haji khusus asal Indonesia tercatat menggunakan perlindungan asuransi haji dari Zurich Syariah.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan minat masyarakat terhadap perlindungan perjalanan ibadah masih cukup terjaga. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan selama perjalanan ibadah juga terus meningkat.

Dari sisi distribusi, Zurich Syariah terus memperkuat kerja sama dengan mitra penyelenggara haji dan umrah untuk memastikan akses produk asuransi perjalanan ibadah tetap terjangkau oleh jamaah.

“Kenaikan jumlah polis yang tercatat sejauh ini menjadi indikasi positif dan kami optimistis segmen ini dapat terus memberikan kontribusi yang stabil terhadap kinerja Zurich Syariah,” imbuhnya.

Baca Juga: Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Melonjak 756% pada Kuartal I-2026

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri keuangan syariah mencapai Rp 3.131 triliun pada 2025 atau tumbuh 8,61% secara tahunan.

Sementara itu, aset industri keuangan non-bank (IKNB) syariah tercatat sebesar Rp 188 triliun pada periode yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×