Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah agen di PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich Indonesia) saat ini mencapai lebih dari 2.000 agen yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
CEO Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara menyebut kanal keagenan tetap menjadi salah satu pilar utama dalam distribusi produk asuransi. Khususnya untuk menjangkau nasabah ritel melalui pendekatan yang lebih personal dan konsultatif.
"Kanal agen terus menjadi bagian penting dalam ekosistem distribusi Zurich," katanya kepada Kontan belum lama ini.
Walau memberikan kontribusi premi yang stabil dan tumbuh konsisten setiap tahun, Edhi menegaskan peran agen tidak sekadar dinilai dari aspek itu saja.
Baca Juga: Zurich Life Berupaya Jaga Premi dan Hasil Investasi Tumbuh Seimbang pada 2026
Menurutnya, kemampuan agen dalam membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dan mendukung kualitas pertumbuhan yang berkelanjutan juga perlu diperhatikan.
Lebih lanjut, ia menilai kanal agen masih memiliki peran strategis, terutama dalam memberikan pendampingan dan pemahaman produk yang lebih komprehensif.
Adapun teknologi digital berperan dalam meningkatkan efisiensi proses dan memperluas jangkauan, sehingga kanal agen dan digital saling melengkapi.
Kendati demikian, ia juga membeberkan sejumlah tantangan yang dihadapi kanal keagenan. Salah satunya adalah perubahan perilaku nasabah yang makin digital dan kebutuhan akan pemahaman produk yang lebih komprehensif.
Baca Juga: Kontribusi Premi Bancassurance Capai 20%, Zurich Life Perkuat Kolaborasi Bank
Untuk menjawab hal tersebut, Zurich senantiasa melakukan sejumlah upaya. Mulai dari memperkuat pelatihan agen, menyediakan dukungan teknologi, dan menyederhanakan produk agar lebih mudah dipahami dan dipasarkan.
Dengan langkah tersebut, Zurich optimistis kanal agen akan terus memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi pertumbuhan perusahaan.
Perlu diketahui, berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pada Maret 2026 Zurich Indonesia membukukan premi bruto sebesar Rp1 triliun secara tahunan, naik dari yang sebelumnya Rp832,3 pada Maret 2025.
Baca Juga: OJK Benahi Aturan Unitlink, Zurich Life: Dorong Kepercayaan dan Pertumbuhan Industri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













