KEUANGAN
Berita
BTN gandeng Zurich kembangkan bancassurance

Kerjasama BTN dan Zurich

BTN gandeng Zurich kembangkan bancassurance


Telah dibaca sebanyak 1879 kali

JAKARTA. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melakukan kerja sama bancassurance dengan PT Zurich Topas Life. Rencananya, kerja sama ini akan dilakukan selama 3 tahun. "Tapi dapat diperpanjang penandatanganan kerja samanya," ucap Direktur Utama BTN Iqbal Latanro.

Iqbal menyebut, kerja sama bancassurance ini dilakukan dalam menghadapi persaingan bisnis perbankan di Indonesia. "Bancassurance akan memberi peluang bagi BTN dalam memperluas serta memberikan variasi produk sekaligus meningkatkan fee based income," kata Iqbal.

Beberapa produk berbasis bancassurance yang ditawarkan kepada nasabah BTN antara lain asuransi jiwa, asuransi kecelakaan diri, produk unit link, dan produk bundling lainnya. Namun CEO Zurich Oemin Handajanto mengatakan, Zurich masih dalam tahap meminta izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai produk mana yang diizinkan untuk dijual pada bancassurance dengan BTN ini.

Oemin berharap dengan kerja sama ini, Zurich dapat menyaring nasabah lebih banyak. "Salah satu keuntungan bancassurance, dapat berkembang dengan cepat karena banyak cabang-cabang. Sehingga penetrasi ke market cepat," kata Oemin.

Menurut Oemin, Zurich memberi premi kompetitif kepada nasabahnya. "Memberi manfaat besar, tapi tidak membebani," ucapnya berpromosi tanpa menyebutkan angka pasti. Sebelumnya, Zurich sudah pernah menjalankan kerjasama bancassurance dengan Bank Mayapada.

 

Telah dibaca sebanyak 1879 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..