kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.501.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.707   7,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

10 tahun lagi, penetrasi bank syariah capai 20%


Senin, 07 Mei 2012 / 11:27 WIB
10 tahun lagi, penetrasi bank syariah capai 20%
ILUSTRASI. Direksi PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan Toyota Raize.


Reporter: Christine Novita Nababan |

BANDUNG. 10 tahun mendatang, penetrasi pasar perbankan syariah di Indonesia diprediksi tembus 20%. Optimisme ini bukan isapan jempol mengingat pertumbuhan rata-rata industri bank syariah dalam lima tahun belakangan mencapai 40,2%.

Seperti disampaikan Halim Alamsyah, Deputi Gubernur Bank Indonesia, penetrasi pasar perbankan syariah masih mini, yakni 4,2% pada akhir tahun lalu. Terdiri dari 11 bank umum syariah, 24 unit usaha syariah, dan 155 bank perkreditan rakyat syariah.

Data BI melansir, aset perbankan syariah tercatat sebesar Rp 152,3 triliun per kuartal pertama 2012 ini. Perkembangan bisnisnya sendiri jauh melampaui pertumbuhan perbankan konvensional yang rata-rata per tahun hanya berkisar 16,7%.

Secara total, aset keuangan syariah di Indonesia mencapai Rp 214 triliun pada 2011 lalu. "Sekitar 69,5% di antaranya berasal dari perbankan syariah, dan 18,7% dari sukuk," ujar Halim ditemui KONTAN pada Seminar Internasional Keuangan Syariah BI, hari ini.

Di industri keuangan syariah global, total asetnya pada 1996 hanya sekitar 137 miliar dollar AS. Namun, pada akhir tahun lalu mencapai 1,3 triliun dollar AS atau melejit sebanyak 848%. Diperkirakan, asetnya menyentuh 5 triliun dollar AS pada 2015 nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×