kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bank Syariah berharap bebas dari aturan DP KPR


Rabu, 02 Mei 2012 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Militan jihad Islam Palestina melakukan pertunjukkan militer memperingati satu tahun tewasnya komandan lapangan Baha Abu Al-Atta oleh Israel, di Kota Gaza, Kamis (12/11/2020).


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. PT Bank BNI Syariah berharap Bank Indonesia (BI)tidak buru-buru mengikutsertakan bank syariah dalam aturan uang muka kredit (DP) pembiayaan rumah (KPR) sebesar 30% untuk tipe rumah di atas 70 m2. Pasalnya, pengaturan DP yang sementara ini ditujukan untuk bank-bank konvensional merupakan peluang bagi perbankan syariah.

Kukuh Rahardja, Kepala Divisi Jaringan dan Layanan BNI Syariah mengungkapkan ada kecenderungan nasabah yang relatif bagus kemampuan membayarnya pindah dari konvensional ke syariah. Dengan begitu, diharapkan perbankan syariah bisa menjadi alternatif KPR dan bisa membantu perkembangan pembiayaan syariah.

"Harapan kami lima tahun lagi baru aturan ini diterapkan ke bank syariah," ujar Kukuh, Rabu (2/5) pada Seminar Siasat Bank dan Pengembang untuk Menopang Daya Beli Konsumen, Rabu (2/5).

Pada kesempatan yang sama Deputi Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Yunita Resmi Sari membenarkan bahwa porsi pembiayaan perumahan di perbankan syariah masih tipis, yakni 5% dari total seluruh pembiayaan syariah.

Lantas, kapan BI baru akan memberlakukan aturan pembatasan uang muka kepada perbankan syariah?

"Kami saat ini masih monitoring pertumbuhannya seperti apa. Dan kalaupun ada pengalihan dari bank konvensional ke syariah kami masih belum memiliki datanya," ungkap Yunita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×