kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

2010, penyaluran kredit Bank Mega capai Rp 1,4 triliun


Kamis, 16 Desember 2010 / 21:36 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tak hanya perbankan asing, sejumlah bank lokal pun semakin gencar menyalurkan kreditnya di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Tak terkecuali Bank Mega. Di sepanjang tahun ini saja, bank milik Para Group itu sudah membukukan kredit sebesar Rp 1,4 triliun.

Dari angka itu, sekitar Rp 1 triliun disalurkan secara langsung kepada pelaku-pelaku UKM. Sedangkan sisanya disalurkan melalui kerjasama linkage program dengan perbankan lainnya.

"Bank Mega memilih fokus pada pembiayaan di sektor UKM karena potensi yang ada di sektor ini masih demikian besar. Dalam kurun waktu yang relatif singkat, kredit yang dikucurkan di sektor UKM cukup besar," kata Direktur Utama Bank Mega JB. Kendarto, Kamis (16/12).

Meski demikian, Kendarto mengatakan bahwa porsi kredit UKM tersebut masih kecil ketimbang total kredit yang disalurkan Bank Mega. Hingga akhir September 2010 total kredit yang disalurkan mencapai Rp 22,646 triliun dan diproyeksikan hingga akhir 2010 ini bisa mencapai Rp 25 triliun. Angka tersebut meningkat 30,4% ketimbang September tahun sebelumnya yang hanya Rp 17,367 triliun.

Diharapkan, tahun depan kredit segmen UKM bisa menyumbang sekitar 5% dari total penyaluran kredit Bank Mega. Bank Mega menargetkan kredit UKM ini akan tumbuh minimal 3 kali dari pencapaian saat ini.

Kendarto mengatakan pihaknya serius ingin berekspansi ke segmen ini.Lima tahun mendatang, Bank Mega memproyeksikan porsi kredit UKM bisa menyumbang 50% untuk total penyaluran kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×