kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

2016, pertumbuhan kredit bank hanya 7,87%


Jumat, 03 Februari 2017 / 15:03 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada 2016 lalu pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 7,87% secara tahunan atau year on year (yoy), meleset dari perkiraan sebelumnya. Pertumbuhan kredit ini didorong dari kredit dari rupiah.

Muliaman Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan pada tahun lalu perumbuhan kredit rupiah tercatat 9,15% yoy sedangkan pertumbuhan kredit valas hanya sebesar 0,92%.

Realisasi pertumbuhan kredit 2016 terbilang lesu. OJK pada Januari lalu memperkirakan, kredit akan tumbuh sekitar 9%-12%. 

Simpanan dana masyarakat di bank atau Dana Pihak Ketiga tumbuh lebih baik. "Untuk DPK pada 2016 tumbuh lebih besar dari kredit yaitu sebesar 9,6% yoy yang terdiri dari DPK rupiah yang tumbuh sebesar 11,63% dan DPK valas turun sebesar 0,33% yoy,” ujar Muliaman, Jumat (3/1).

Dia bilang, ada pertumbuhan DPK lebih cepat pada September hingga November 2016, yang disumbang dari Program Tax Amnesty atau pengampunan pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×