Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bersiap meluncurkan sejumlah produk konsumer baru sepanjang tahun ini, mulai dari buy now pay later (BNPL), kredit kendaraan bermotor (KKB), hingga kartu kredit.
Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi BTN untuk melengkapi ekosistem produk konsumer dan memperkuat posisinya sebagai bank konsumer.
Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan, pengembangan produk-produk tersebut merupakan bagian dari pendekatan lifecycle nasabah, khususnya nasabah pembiayaan perumahan yang selama ini menjadi core bisnis BTN.
Baca Juga: BTN Tunda Rencana Tambah Anak Usaha Asuransi
“Produk BNPL, kartu kredit, dan kredit kendaraan bermotor ini bagian dari melengkapi kebutuhan nasabah BTN dalam satu siklus kehidupan konsumen,” ujar Hirwandi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/2/2026).
BTN menargetkan peluncuran BNPL sebagai produk pertama pada kuartal I tahun ini. Saat ini, produk tersebut telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tengah dalam proses perizinan di Bank Indonesia (BI).
Selanjutnya, BTN akan meluncurkan produk kredit kendaraan bermotor. Sementara kartu kredit ditargetkan meluncur pada pengujung tahun.
Hirwandi menegaskan, penetrasi produk baru tersebut akan difokuskan kepada basis nasabah BTN yang sudah ada, baik dari sisi nasabah pendanaan maupun debitur KPR. “Penetrasi dilakukan ke customer existing BTN, baik funding maupun debitur KPR,” katanya.
Dari sisi pengelolaan risiko, Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo menyatakan bank telah menyiapkan penguatan manajemen risiko seiring dengan peluncuran produk-produk konsumer baru.
BTN telah membangun loan factory untuk memusatkan seluruh proses kredit secara terintegrasi dan otomatis. Saat ini, sekitar 80% proses kredit konsumer BTN telah berjalan secara otomatis.
“Sekarang keputusan kredit tidak lagi menggunakan Excel, tapi sudah berbasis mesin dan AI, sehingga prosesnya jauh lebih cepat dan terkontrol,” jelas Setiyo.
Baca Juga: Saat Bank Lain Tutup, Cabang Fisik BCA Terus Tumbuh
Menurutnya, modernisasi tidak hanya dilakukan di sisi front end digital, tetapi juga menyeluruh hingga ke sistem back end. Langkah ini sejalan dengan visi BTN untuk menjadi leading consumer bank ke depan.
Selanjutnya: BCA Pasang Target KPR 7%, Ini Strateginya
Menarik Dibaca: IHSG Menguat 0,5% Meski Dapat Pengumuman Penundaan Evaluasi dari FTSE (10/2)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













