kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

AAJI akan taati aturan Ditjen Pajak


Rabu, 14 Februari 2018 / 23:46 WIB
ILUSTRASI. Logo Perusahan Asuransi Yang Berada di Kantor AAJI


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menargetkan pada bulan ini seluruh industri keuangan melaporkan laporan keuangannya terhadap lembaga Kementerian Keuangan tersebut. Hal tersebut merupakan implementasi Peraturan Dirjen Pajak 04/PJ/2018 tentang Tata Cara Pendaftaran Bagi Lembaga Keuangan dan Penyampaian Informasi Keuangan Secara Otomatis.

Selain itu, Ditjen Pajak melalui Pasal 9 PMK No 70/2017 mengharuskan bagi industri untuk melaksanakan prosedur identifikasi rekening keuangan yang dimiliki oleh orang pribadi atau entitas yang negara domisili dari orang pribadi atau entitasi tersebut merupakan yurisdiksi asing.

Melihat hal tersebut, industri asuransi jiwa menyatakan siap menjalankan proses tersebut. Akan tetapi, Kepala Departemen Keuangan, Akuntansi, dan Pajak Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Simon Imanto bilang bahwa kini pihaknya mengusulkan ke Ditjen Pajak bahwa dasar pelaporan data bukan dari uang pertanggungan namun jumlah premi yang dibayar.

"Sebagaimana di perbankan berdasarkan jumlah uang yang disimpan di bank," jelas Simon saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu (14/2).

Selanjutnya AAJI menegaskan akan menaati peraturan Kementerian Keuangan dalam hal ini pertanggungjawaban industri asuransi jiwa terhadap Ditjen Pajak. "Industri akan menghormati dan taat," tegas Simon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×