kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Adira Finance targetkan pembiayaan tahun depan tumbuh 5%-10%


Minggu, 17 November 2019 / 14:28 WIB
ILUSTRASI. Petugas Adira Finance melayani Konsumen di Adira Expo Tangerang Selatan, Rabu (4/4). Adira Dinamika Multi Finance atau Adira Finance menargetkan pembiayaan tumbuh sekitar 5%-10% di 2020.


Reporter: Maria Nugu | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance menargetkan pembiayaan tumbuh sekitar 5% sampai 10% di tahun 2020. Tahun ini, pembiayaan Adira diprediksi sama seperti tahun lalu sekitar Rp 38 triliun.

Meski begitu, Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila mengatakan, target dan rencana Adira tahun depan itu akan menimbang kondisi ekonomi makro dan penjualan otomotif. "Barulah setelah itu kami set target. Tapi yang pasti, kami ingin pertumbuhan Adira ke depannya tumbuh melebihi industri," jelas Dewa usai karnaval pada Festival Pesona Lokal di Gelora Bung Karno (16/11).

Baca Juga: Jelang tutup tahun, multifinance bersiap melunasi obligasi yang akan jatuh tempo

Agar pembiayaan tidak stagnan, Dewa menyatakan, pihaknya menyiapkan tiga strategi. Pertama, memperbaiki proses dan servis ke konsumen.

Kedua, melakukan diversifikasi pembiayaan produk non otomotif seperti multipurpose loan, lalu meningkatkan fee based income. Ketiga, meningkatkan layanan kepada konsumen sehingga konsumen yang hendak 'pergi' kembali kepada Adira.

Januari tahun depan, Adira Finance juga berencana meluncurkan layanan digital. "Demi meningkatkan layanan kepada konsumen maka kami akan meluncurkan layanan digital yang menargetkan konsumen kami maupun calon konsumen yang muda dan melek digital. Itu yang akan kami sasar dengan memberikan aplikasi yang bisa melayani banyak kebutuhannya," ujar Dewa.

Baca Juga: Analis: Diakuisisi MUFG bisa beri Bank Danamon (BDMN) keuntungan jangka panjang

Adira juga berupaya menggeber pembiayaan produk multiguna. Tahun ini, porsi pembiayaan multiguna sekitar 18% dari total penyaluran pembiayaan Adira.

Dengan total target pembiayaan Rp 38 triliun, berarti sekitar Rp 6,8 triliun berasal dari pembiayaan multiguna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×