kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.957   -60,00   -0,35%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Pasar Otomotif Menguat di Awal Tahun, Ini Efeknya bagi Multifinance


Rabu, 18 Maret 2026 / 13:36 WIB
Pasar Otomotif Menguat di Awal Tahun, Ini Efeknya bagi Multifinance
ILUSTRASI. Clipan Finance - PaninBank (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan mobil yang terbilang positif pada awal tahun ini tak serta-merta langsung berdampak terhadap penyaluran pembiayaan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan mobil secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler tumbuh 12,2% secara Year on Year (YoY), mencapai 81.159 unit pada Februari 2026. 

Selain itu, penjualan mobil secara ritel atau dari diler ke konsumen juga menunjukkan pertumbuhan positif 11,9% YoY, menjadi 78.219 unit pada Februari 2026.

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menyebut penguatan pasar otomotif pada awal tahun tak langsung berdampak bagi multifinance.

Baca Juga: CNAF: Pasar Otomotif Positif di Awal 2026 Tak Serta-merta Berdampak bagi Multifinance

Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan secara umum, penguatan pasar otomotif biasanya mulai tercermin pada kinerja pembiayaan dalam beberapa bulan setelah peningkatan penjualan kendaraan terjadi. 

"Oleh karena itu, perusahaan menilai kenaikan penjualan mobil saat ini merupakan indikasi awal perbaikan permintaan," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, Harjanto menerangkan periode dua bulan pertama ini masih terlalu dini untuk dijadikan acuan dalam menilai  ?tren penyaluran kredit secara keseluruhan. Dengan demikian, diperlukan observasi yang lebih panjang ?sebelum menarik kesimpulan yang lebih definitif.

"Alhasil, tren positif pasar otomotif tersebut masih perlu dicermati ke depannya, untuk memastikan bahwa penguatan pasar bersifat lebih fundamental dan berkelanjutan," tuturnya.

Harjanto melihat tren positif pada awal tahun ini juga menjadi peluang untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan. Namun, dia bilang Clipan Finance akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat yang masih dinamis. 

Baca Juga: OJK Menilai Volatilitas IHSG Awal Tahun Dapat Mempengaruhi Kinerja Unitlink Saham

"Perusahaan akan tetap mendorong pertumbuhan pembiayaan secara selektif dan terukur, dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar tetap sehat di tengah ?ketidakpastian ekonomi," katanya.

Seiring adanya momentum Lebaran, Harjanto memproyeksikan pertumbuhan penyaluran pembiayaan Clipan Finance akan bertumbuh pada kuartal I-2026. Hingga Februari 2026, dia menyebut penyaluran pembiayaan Clipan Finance tercatat lebih dari Rp 900 miliar dan menunjukkan kondisi yang relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Harjanto menjelaskan stabilnya penyaluran pembiayaan itu sejalan dengan kondisi pasar otomotif yang ?masih cukup terjaga. Selain itu, mulai membaiknya kondisi suku bunga, serta meningkatnya minat pasar terhadap produk yang lebih efisien dan ramah lingkungan seperti kendaraan listrik dan hybrid, turut mendukung  ?stabilitas kinerja pembiayaan perusahaan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×