kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Adira Finance Terbitkan Obligasi dan Sukuk dengan Total Nilai Rp 5,9 Triliun di 2025


Senin, 19 Januari 2026 / 19:11 WIB
Adira Finance Terbitkan Obligasi dan Sukuk dengan Total Nilai Rp 5,9 Triliun di 2025
ILUSTRASI. Adira Finance telah menerbitkan obligasi dan sukuk sebesar Rp 5,9 triliun di sepanjang tahun 2025.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mengungkapkan telah menerbitkan obligasi dan sukuk dengan total nilai sebesar Rp 5,9 triliun pada 2025.

Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani menyampaikan penerbitan obligasi tersebut digunakan untuk kegiatan pembiayaan konsumen.

"Semua untuk kegiatan pembiayaan konsumen, sehubungan dengan kegiatan usaha perseroan," katanya kepada Kontan, Senin (19/1).

Lebih lanjut, Gani tak memungkiri pihaknya masih terbuka peluang untuk menerbitkan obligasi pada tahun ini. Namun, dia bilang Adira Finance akan mempertimbangkan terlebih dahulu kondisi bisnis dan kebutuhan pendanaan dalam menerbitkan obligasi pada 2026.

Baca Juga: Kurs Jual Dolar AS di BCA Tembus Rp 17.000, Bank Fokus Jaga Risiko Valas

"Terkait rencana penerbitan obligasi dan sukuk selanjutnya, perusahaan terus mencermati kondisi bisnis serta kebutuhan pendanaan ke depannya," tuturnya.

Sementara itu, Gani menerangkan, rata-rata tingkat kupon dan bagi hasil obligasi atau sukuk menunjukkan tren penurunan, sejalan dengan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate.

Dia bilang pada penerbitan terakhir yang dilakukan pada Oktober 2025, tingkat kupon dan bagi hasil berada pada kisaran rata-rata sebesar 5,5%. 

Sebagai informasi, data PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, nilai penerbitan surat utang atau obligasi oleh multifinance per November 2025 mencapai Rp 37,98 triliun.

"Nominal tersebut melonjak 138%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 15,90 triliun," ujar Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin kepada Kontan, Senin (19/1/2025).

Ahmad menambahkan, dengan nominal tersebut, sektor multifinance menjadi salah satu kontributor utama dalam pasar surat utang korporasi per November 2025. Dia menyampaikan lonjakan tersebut didorong oleh kebutuhan perusahaan multifinance untuk mendukung ekspansi kredit konsumsi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×