Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah wacana pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara 2026, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) tetap optimistis terhadap prospek pembiayaan alat berat tahun ini.
Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani mengatakan, hingga awal tahun ini belum ada pembahasan mengenai perubahan portofolio terkait dinamika wacana RKAB tersebut.
“Secara besar belum ada. Tapi kami tetap waspada, terutama melihat potensi ketidakpastian di semester II,” ujarnya dalam media gathering di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Sustainability Bond Tahap II Bank BJBR Raih Permintaan Rp 932,4 Miliar
Sepanjang 2025, pembiayaan alat berat Adira Finance tercatat sebesar Rp 589 miliar atau tumbuh sekitar 20% secara tahunan. Namun kontribusinya terhadap total pembiayaan perusahaan yang mencapai Rp 43 triliun masih relatif mini, yakni sekitar 1%.
Gani menilai, dengan basis portofolio yang masih kecil, pertumbuhan dua digit tersebut relatif lebih mudah dicapai. Apalagi, perusahaan memanfaatkan sinergi dengan perbankan dalam menjaring debitur potensial.
“Kami banyak mengandalkan referensi dari bank, termasuk debitur yang punya bisnis plan kuat. Jadi tetap selektif, jangan sampai terdampak pemangkasan RKAB,” katanya.
Untuk 2026, Adira Finance menargetkan pembiayaan alat berat dapat meningkat dari tahun lalu. Selain alat berat, perusahaan juga akan mengombinasikan pembiayaan dengan segmen truk fleet guna memperbesar kontribusi.
Di sisi lain, Adira Finance tetap menjaga kualitas aset di tengah dinamika industri. Perusahaan menyebut akan lebih berhati-hati pada pembiayaan roda empat, mengingat sejumlah perusahaan multifinance menghadapi tantangan kualitas kredit di segmen tersebut.
Dengan strategi selektif dan penguatan manajemen risiko, Adira Finance menilai wacana RKAB batubara 2026 sejauh ini belum mengganggu ekspansi pembiayaan alat berat, meski potensi ketidakpastian tetap diantisipasi pada paruh kedua tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













