Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.593
  • SUN95,67 0,14%
  • EMAS659.000 0,30%

AIA gandeng BCA luncurkan produk baru

Kamis, 11 Oktober 2018 / 17:59 WIB

AIA gandeng BCA luncurkan produk baru

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AIA Finansial memperkuat kerjasama dengan Bank Central Asia (BCA) dalam pemasaran produk asuransi. Kedua perusahaan berkolaborasi untuk meluncurkan produk terbaru bernama Proteksi Penyakit Kritis Maksima alias PRIMA.

PRIMA merupakan produk asuransi tradisional yang memberikan proteksi penyakit kritis seumur hidup. Dengan pilihan membayar premi selama 10 tahun atau 20 tahun, nasabah mendapatkan perlindungan dari risiko penyakit kritis, meninggal, dan meninggal karena kecelakaan.


Presiden Direktur AIA Financial Ben Ng menyebut kemitraan strategis antara kedua perusahaan bukanlah hal baru. Pasalnya AIA Financial dan Bank BCA sudah bekerjasama dalam 10 tahun terakhir dalam jalur pemasaran bancassurance.

"Melalui kemitraan dengan Bank BCA, kami berharap dapat membuka akses inklusi asurnasi jiwa yang lebih luas dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk proteksi penyakit kritis," kata Ben Ng, Kamis (11/10).

Chief Marketing Officer AIA Financial Lim Chet Ming menambahkan, produk ini memproteksi nasabah terhadap 60 kondisi penyakit kritis mayor, termasuk kanker dan serangan jantung serta bedah angioplasti dengan premi mulai dari Rp 300.000.

Manfaat yang ditawarkan produk ini diantaranya manfaat meninggal sebesar 100% dari nilai pertanggungan. Sementara manfaat meninggal karena kecelakaan mencapai 200% dari uang pertanggungan.

Bila nasabah terkena penyakit kritis minor, akan dibayarkan 100% uang pertanggungan. Sementara manfaat tindakan bedah angioplasti mencapai 25% dari uang pertanggungan atau maksimal Rp 250 juta. Selain itu ada pula pertanggungan atas penyakit kritis minor secara opsional sebesar 25% dari uang pertanggungan, serta manfaat akhir polis sebesar 100% dari uang pertanggungan.

Direktur BCA Suwignyo Budiman menambahkan, PRIMA merupakan produk bancassurance, kerjasama antara BCA denga perusahaan asuransi AIA yang merupakan produk asuransi tradisional yang memberikan proteksi penyakit kritis seumur hidup. 

Suwignyo menuturkan, lewat produk ini BCA juga dapat meraup potensi tambahan pendapatan berbasis komisi alias fee based income (FBI) lewat produk bancassurance. Namun menurutnya, komisi yang didapat dari produk ini relatif kecil. BCA juga lebih memilih mencari fee based dari transaksi maupun pembayaran nasabah BCA.

"Fee based di BCA itu relatif kecil dan fee based itu ada dari payment, komisi dan macam-macam, sekarang itu fee based kita baru 20% sampai 23% (terhadap pendapatan)," katanya.

Dalam tiga tahun ke depan BCA menginginkan kontribusi fee based dapat mencapai 25%-30%. Sementara untuk lima tahun ke depan pihaknya berharap minimal 30% pendapatan BCA berasal dari FBI.

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang, Tendi Mahadi
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0657 || diagnostic_web = 0.4212

Close [X]
×