kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45997,25   4,56   0.46%
  • EMAS1.134.000 0,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Akuisisi Consumer Banking Citibank Ke UOB di Tahap Finalisasi, Rampung November 2023


Senin, 25 September 2023 / 14:58 WIB
Akuisisi Consumer Banking Citibank Ke UOB di Tahap Finalisasi, Rampung November 2023
ILUSTRASI. Upaya Citigroup untuk melepas seluruh portofolio bisnis consumer banking ke UOB sudah mendekati tahap finalisasi./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/27/03/2023.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya Citigroup untuk melepas seluruh portofolio bisnis consumer banking ke United Overseas Bank (UOB) sudah mendekati tahap finalisasi. UOB menyatakan, proses akuisisi ini akan selesai pada November 2023 mendatang.

Wholesale Banking Director UOB Indonesia Harapman Kasan mengatakan kedua belah pihak tengah bekerja keras untuk menyelesaikan proses akuisisi tersebut.

"Intensitas UOB dan Citi, kami terus bkerja sampai dengan Sabtu-Minggu, kita harapkan November bisa lakukan dengan baik, pada waktunya akan kami disampaikan," kata Harapman saat ditemui di Jakarta, Senin (25/9). 

Untuk diketahui, nilai akuisisi tersebut sebesar S$ 5 miliar yang sepaket dengan protofolio bisnis consumer banking di 4 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam. 

Baca Juga: Bakal Dijual ke UOB, Bisnis Konsumer Citibank Indonesia Masih Tumbuh Positif

Sejalan dengan akuisisi portofolio consumer banking, para karyawan Citi juga akan dipindahkan secara bertahap ke UOB. Harapman mengatakan proses akuisisi ini merupakan suatu prestasi dan komitmen UOB ke Indonesia. 

Ke depan, Harapman mengatakan UOB di kawasan ASEAN juga akan melakukan kolaborasi produk antar negara.

Di sisi lain, Citi Indonesia juga merespon soal kemajuan proses pelepasan portofolio consumer banking tersebut. 

Country Head of Public Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari, mengatakan proses pelepasan ke UOB akan selesai dalam waktu dekat, tidak sampai akhir tahun.

"Kalau Indonesia, begitu selesai, mereka sudah siap menerima sistem kita. Tapi kalau di negera-negara lain itu pembelinya masih minta didampingin sama sistemnya citi dulu. karena kita perlu waktu untuk bisa menerima sistem tersebut," kata Puni saat ditemui di Jakarta belum lama ini.

Baca Juga: Citibank Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun di Tahun 2022

Lebih lanjut Puni mengatakan jual beli melibatkan para nasabah, yang mana sistemnya juga diserahkan kepada UOB, sehingga mereka harus sesuaikan dengan kapasistas sistem Citi. Proses penyesuaian sistem tersebut oleh UOB setidaknya membutuhkan waktu selama 1 tahun lebih.

Dengan demikian, Citibank akan fokus ke segmen corporate banking, dimana segmen ini menjadi kontributor terbesar dari bisnis Citibank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×