kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Akulaku Menilai Pembiayaan Multiguna Berpotensi Jadi Penopang Industri Pembiayaan


Senin, 26 Januari 2026 / 21:00 WIB
Akulaku Menilai Pembiayaan Multiguna Berpotensi Jadi Penopang Industri Pembiayaan
ILUSTRASI. Logo PT Akulaku Finance Indonesia (dok/Akulaku ) Akulaku Finance Indonesia menilai pembiayaan multiguna berpotensi menjadi penopang pertumbuhan perusahaan pembiayaan.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Akulaku Finance Indonesia menilai pembiayaan multiguna berpotensi menjadi penopang pertumbuhan perusahaan pembiayaan di tengah tertekannya industri otomotif nasional akibat pelemahan daya beli masyarakat.

Direktur Keuangan Akulaku Finance Indonesia, Aan Setiawandi mengatakan, pembiayaan multiguna dapat menjadi yang fleksibel bagi masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan dengan jaminan kendaraan yang dimiliki, baik roda dua maupun roda empat.

“Pembiayaan multiguna dapat menjadi alternatif pembiayaan di tengah perlambatan industri otomotif. Dengan jaminan kendaraan yang dimiliki, masyarakat tetap bisa memperoleh pembiayaan untuk berbagai kebutuhan,” ujar Aan kepada Kontan, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: Siapkan Dana hingga Rp 11 Triliun, Intip 4 Aksi Korporasi BTN pada 2026

Menurut Aan, dengan karakteristik tersebut, pembiayaan multiguna diharapkan dapat tumbuh lebih baik dibandingkan pembiayaan kendaraan bermotor, seiring masih lemahnya penjualan otomotif nasional.

Meski demikian, Aan mengungkapkan fokus bisnis Akulaku Finance saat ini masih berada pada pembiayaan buy now pay later (BNPL) atau paylater yang sepenuhnya dilakukan secara digital. Akulaku juga belum memiliki jaringan kantor cabang fisik.

“Untuk bisnis multiguna, dibutuhkan jaringan cabang untuk melakukan proses taksasi kendaraan. Sementara saat ini, Akulaku masih fokus pada pembiayaan paylater yang dijalankan secara digital,” jelasnya.

Sejalan dengan fokus tersebut, Aan menyebut perusahaan belum menetapkan target khusus untuk penyaluran pembiayaan multiguna. Strategi pertumbuhan perusahaan saat ini masih bertumpu pada pengembangan bisnis paylater.

Baca Juga: Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM) Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 250,71 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×