kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

MUF Dukung Program Bank Sampah Rorotan


Kamis, 21 Mei 2026 / 21:37 WIB
MUF Dukung Program Bank Sampah Rorotan
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor PT. MUF (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di banyak negara, termasuk di Indonesia. Pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan pola konsumsi yang meningkat menyebabkan volume sampah terus bertambah setiap tahun. Tanpa pengelolaan yang baik, sampah dapat menimbulkan dampak serius seperti pencemaran lingkungan, banjir, hingga gangguan kesehatan.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan tiga pihak utama, yakni pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Ketiganya memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Menyadari hal itu, Mandiri Utama Finance (MUF) mengarahkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mengatasi masalah sampah.  Perusahaan berkolaborasi dengan Yayasan Kumala dan Dinas Lingkungan Hidup menyalurkan bantuan sarana dan prasarana serta dukungan penguatan edukasi pengelolaan sampah dan keuangan masyarakat di wilayah Rorotan, Cilicing, Jakarta Utara.

Baca Juga: Pendanaan Multifinance Masih Didominasi Bank, MUF Fokus Jaga Likuiditas

Corporate Secretary & Legal Division Head MUF, Elisabeth Lidya Sirait, menyebutkan bahwa inisiatif tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

“Melalui program bank sampah di Rorotan ini, MUF ingin menghadirkan kontribusi nyata yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Elisabeth dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Program tersebut memperbaiki kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah anorganik seperti plastik dan kertas yang dapat ditabung di bank sampah.

Selain penyediaan fasilitas, MUF juga memberikan edukasi agar masyarakat mampu mengelola hasil pengolahan sampah secara lebih produktif dan berkelanjutan, termasuk meningkatkan literasi keuangan warga.

Baca Juga: MUF Catatkan Kinerja Positif Kuartal I-2026 di Tengah Dinamika Perekonomian

Program bank sampah ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan serta mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×