CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

MUF Dukung Program Bank Sampah Rorotan


Kamis, 21 Mei 2026 / 21:37 WIB
MUF Dukung Program Bank Sampah Rorotan
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor PT. MUF (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di banyak negara, termasuk di Indonesia. Pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan pola konsumsi yang meningkat menyebabkan volume sampah terus bertambah setiap tahun. Tanpa pengelolaan yang baik, sampah dapat menimbulkan dampak serius seperti pencemaran lingkungan, banjir, hingga gangguan kesehatan.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan tiga pihak utama, yakni pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Ketiganya memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Menyadari hal itu, Mandiri Utama Finance (MUF) mengarahkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mengatasi masalah sampah.  Perusahaan berkolaborasi dengan Yayasan Kumala dan Dinas Lingkungan Hidup menyalurkan bantuan sarana dan prasarana serta dukungan penguatan edukasi pengelolaan sampah dan keuangan masyarakat di wilayah Rorotan, Cilicing, Jakarta Utara.

Baca Juga: Pendanaan Multifinance Masih Didominasi Bank, MUF Fokus Jaga Likuiditas

Corporate Secretary & Legal Division Head MUF, Elisabeth Lidya Sirait, menyebutkan bahwa inisiatif tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

“Melalui program bank sampah di Rorotan ini, MUF ingin menghadirkan kontribusi nyata yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Elisabeth dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Program tersebut memperbaiki kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah anorganik seperti plastik dan kertas yang dapat ditabung di bank sampah.

Selain penyediaan fasilitas, MUF juga memberikan edukasi agar masyarakat mampu mengelola hasil pengolahan sampah secara lebih produktif dan berkelanjutan, termasuk meningkatkan literasi keuangan warga.

Baca Juga: MUF Catatkan Kinerja Positif Kuartal I-2026 di Tengah Dinamika Perekonomian

Program bank sampah ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan serta mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×