Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Indonesia bersama PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperluas pilihan investasi dalam produk asuransi jiwa unit link melalui Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund.
Subdana tersebut tersedia bagi nasabah Maybank Indonesia yang memiliki produk MyProtection Investa II dan MyProtection Growth. Pengelolaan investasinya dilakukan oleh PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia).
Produk ini menggunakan denominasi dolar Amerika Serikat (AS) dan memberikan eksposur ke pasar saham global. Portofolionya dialokasikan sebesar 80% hingga 100% pada saham global dan 0% hingga 20% pada instrumen pasar uang.
President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia Aliyahdin Saugi mengatakan, pengelolaan subdana dilakukan dengan strategi ekuitas global dan pendekatan multi-style. Strategi tersebut mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti valuasi, momentum, revisi, pertumbuhan dan kualitas perusahaan.
"Pendekatan multi-style membantu kami menganalisis berbagai penggerak kinerja perusahaan sekaligus menyeimbangkan peluang dan risiko di berbagai kondisi pasar," kata Aliyahdin dalam siaran pers, Senin (21/9).
Baca Juga: AXA Sharia Life Sebut Keberagaman Produk Jadi Kunci Persaingan Pasca Spin-off
Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund juga menawarkan potensi pembayaran pendapatan tunai secara bulanan. Target distribusinya sebesar 5,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih (NAB).
Namun, pembayaran tersebut tidak bersifat tetap maupun dijamin. Sumbernya dapat berasal dari pendapatan investasi, kenaikan nilai investasi, modal, atau kombinasi dari ketiganya.
Jika pembayaran menggunakan modal, nilai investasi dalam polis maupun potensi pertumbuhan modal pada masa mendatang dapat berkurang. Kondisi ini juga berpotensi memengaruhi kecukupan saldo untuk membayar biaya perlindungan asuransi.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia Bianto Surodjo mengatakan, fitur tersebut memberikan pilihan investasi berbasis pasar global yang terintegrasi dengan perlindungan asuransi.
Sementara itu, Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Ancilla Lily mengatakan, pilihan subdana tersebut memberikan alternatif bagi nasabah yang ingin menempatkan dana dalam aset global berbasis dolar AS untuk kebutuhan keuangan jangka panjang.
Meski menawarkan peluang investasi global, nilai unit dan nilai investasi tetap mengikuti pergerakan pasar. Karena itu, hasil investasi tidak dapat dipastikan berdasarkan kinerja masa lalu.
Nasabah juga perlu menyesuaikan pilihan produk dan subdana dengan kebutuhan proteksi, tujuan keuangan, kemampuan membayar premi, jangka waktu investasi, serta profil risikonya.
Baca Juga: Tak Bagi Dividen, Bank Panin Dubai Syariah Tahan Laba Demi Perkuat Modal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














