kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Allianz Utama Perkuat Diversifikasi Portofolio di Tengah Premi Properti yang Lesu


Sabtu, 26 September 2026 / 15:39 WIB
Allianz Utama Perkuat Diversifikasi Portofolio di Tengah Premi Properti yang Lesu
ILUSTRASI. Premi asuransi properti terkontraksi 13,6% year on year (YoY) pada semester I-2026. Allianz Utama pilih diversifikasi portofolio (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri asuransi properti masih menghadapi tekanan hingga pertengahan tahun 2026. Ini tecermin dari data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang mencatatkan premi asuransi properti terkontraksi 13,6% year on year (YoY) pada semester I-2026.

Menurut Head of Commercial Underwriting PT Asuransi Allianz Utama Indonesia atau Allianz Utama Indonesia Datien Widyastuti mengatakan, peluang pertumbuhan lini properti masih terus terbuka.

Kendati laju kinerjanya hingga akhir tahun dipengaruhi oleh sejumlah faktor, katanya kebutuhan masyarakat akan perlindungan aset masih tetap terjaga. 

Hal inilah yang membuat peluang pertumbuhan lini asuransi properti masih terbuka, terutama pada segmen komersial dan industrial.

Baca Juga: Menilik Peluang Pawsure di Tengah Biaya Perawatan Hewan yang Meningkat

"Perkembangan lini asuransi properti hingga akhir tahun biasanya dipengaruhi oleh dinamika kondisi ekonomi dan suku bunga," ujarnya kepada Kontan, Jumat (25/9/26).

Di samping itu, ia juga mencermati adanya peluang perbaikan pada lini bisnis ini. Perbaikan kinerja premi asuransi properti dapat didorong oleh aktivitas bisnis dan investasi yang terus berjalan, kebutuhan perlindungan aset, serta diversifikasi portofolio.

Oleh karena itu, Allianz Utama Indonesia menetapkan strategi diversifikasi portofolio untuk menjaga kinerja hingga kuartal IV-2026. Diversifikasi dilakukan dengan memperluas cangkupan segmen properti komersial dan industrial.

"Diversifikasi tersebut juga dapat membantu mengimbangi dinamika pada segmen tertentu," katanya.

Di sisi lain, perusahaan juga tetap menerapkan seleksi risiko dan prinsip underwriting yang hati-hati.

Selain itu, mereka juga akan terus memantau berbagai faktor yang bisa memengaruhi kinerja, termasuk potensi klaim akibat bencana alam dan cuaca ekstrem, kenaikan biaya penggantian aset, dan persaingan tarif di pasar.

Baca Juga: Biaya Klinik Hewan Mahal, Pet Insurance Makin Diminati

Melalui strategi ini, Allianz Utama Indonesia optimis bisa menjaga pertumbuhan bisnis asuransi properti yang sehat dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×