kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

ALTO Network Andalkan Inovasi dan Layanan Baru untuk Perkuat Strategi Bisnis


Kamis, 09 April 2026 / 21:14 WIB
ALTO Network Andalkan Inovasi dan Layanan Baru untuk Perkuat Strategi Bisnis
ILUSTRASI. ALTO (dok/ALTO)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ALTO Network (ALTO Network) terus berupaya memperkuat strategi bisnis dengan mendorong inovasi berbasis solusi dan penguatan layanan.

Chief Business Officer Alto Network, Rangga Wiseno mengatakan bahwa perusahaan tidak hanya berperan sebagai jaringan pembayaran saja, melainkan turut mengembangkan berbagai solusi yang dapat dimanfaatkan oleh perbankan dan pelaku industri keuangan.

“Kami tidak hanya berperan sebagai jaringan (pembayaran), tetapi juga sebagai penyedia solusi," katanya pada Kamis (9/4/26).

Ke depannya, kata Rangga, perusahaan akan berfokus pada pengembangan inovasi yang sejalan dengan blueprint sistem pembayaran Bank Indonesia, termasuk perluasan layanan lintas negara (cross-border) serta adopsi teknologi pembayaran yang lebih praktis.

Baca Juga: Pembiayaan Kendaraan Listrik Multifinance Tumbuh 39,35% per Februari 2026

Salah satu rencana pengembangan yang dilakukan adalah mendukung implementasi pembayaran berbasis tap melalui ponsel, yang saat telah diterapkan pada layanan transportasi publik seperti Transjakarta.

Selain itu, ALTO Netwrok juga berupaya memperluas peran sebagai penyedia solusi, di antaranya melalui layanan penerbitan dan pengelolaan kartu. Adapun hinga saat ini, Rangga menyebut sebanyak 7 dari 14 bank digital di Indonesia telah memanfaatkan solusi tersebut, mulai dari penerbitan kartu hingga integrasi dan pengelolaan sistemnya.

Dari sisi menchant, inovasi direncanakan untuk pengembangan SoftPOS yang memungkinkan pelaku usaha khususnya segmen mikro menerima pembayaran kartu hanya melalui ponsel tanpa memerlukan mesin EDC. Menurutnya, solusi ini dinilai lebih efisien dari sisi biaya dan diharapkan bisa memperluas penetrasi pembayaran digital.

Lebih lanjut, perusahaan juga mengupayakan pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi operasional, baik dalam kolaborasi dengan mitra maupun proses internal perusahaan.

Dengan kinerja yang apik di awal tahun 2026, ia optimis bisa menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih baik lagi. Sebagai gambaran, perusahaan pada Kuartal I-2026 mencatatkan nilai transaksi harian sebesar Rp30 juta.

Oleh karena itu, pihaknya berencana menerapkan beberapa strategi bisnis. Di antaranya adalah penguatan jaringan dan optimalisasi operasional. 

Selain itu, ALTO Network juga mengembangkan sejumlah solusi tambahan, seperti sistem manajemen kartu, solusi acquiring, serta sistem deteksi fraud guna meningkatkan keamanan transaksi.

Dengan kombinasi strategi penguatan jaringan dan pengembangan solusi, Rangga optimistis dapat memperluas peran dalam ekosistem pembayaran digital serta menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. 

Baca Juga: Perbankan Mulai Cermati Revisi Aturan Rencana Bisnis Bank dalam RPOJK

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×