kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Antisipasi gagal bayar Duniatex, bank siapkan biaya provisi


Senin, 12 Agustus 2019 / 05:50 WIB

Antisipasi gagal bayar Duniatex, bank siapkan biaya provisi
ILUSTRASI. Sejumlah bank tengah menyiapkan biaya provisi guna mengantisipasi ketakmampuan Duniatex Group membayar utang-utangnya.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah bank tengah menyiapkan biaya provisi guna mengantisipasi ketakmampuan Duniatex Group membayar utang-utangnya.

Maklum saat ini Duniatex Group memang tengah kesulitan keuangan, apalagi pascagagalnya entitas Duniatex yaitu PT Delta Dunia Sandang Textile (DDST) membayar bunga US$ 13,4 juta atas sindikasi yang diterima dari 14 bank dengan nilai total US$ 260 juta.

PT Bank Danamon Tbk (BDMN) misalnya kini tengah menyiapkan biaya provisi sebagai langkah pencegahan menjalarnya kegagalan DDST ke entitas Duniatex lainnya.

Baca Juga: Bantah Debtwire, AJ Capital: Restrukturisasi Duniatex tak libatkan bisnis propertinya

Hal tersebut dinyatakan oleh Chief Credit Officer Bank Danamon Dadi Budiana saat pertemuan dengan analis pada 24 Juli 2019 lalu, yang transkripnya dipublikasikan oleh Thomson Reuters pada 2 Agustus 2019.

“Karena kasus Duniatex relatif masih baru, saat ini kamu tentu saja akan membentuk biaya provisi terkait eksposur kredit kami ke Duniatex,” kata Dadi.

Sayangnya Dadi enggan menjelaskan berapa biaya provisi yang disiapkan Bank Danamon. Hal tersebut lantaran kata Dadi perseroan tak memiliki eksposur kredit yang besar ke Duniatex.

Baca Juga: Menyisir aset di 25 pabrik, Duniatex mulai mencari cara melunasi utang

“Benar kami memiliki eksposur ke Duniatex, namun kami tak bisa memberitahu berapa nilainya. Yang jelas posisi kami tak masuk 10 kreditur dengan eksposur kredit terbesar. Bahkan tidak masuk dalam 50 kreditur dengan eksposur terbesar,” lanjut Dadi.

Meski demikian, dalam laporan Debtwire pada 25 Juli 2019 yang berasal dari laporan keuangan Duniatex Group pada kuartal 1/2019, Danamon sejatinya salah satu kreditur besar di Duniatex.

Baca Juga: Apa benar bunga KPR malah naik di saat BI rate turun?

Secara bilateral perseroan menempati posisi kesembilan pemilik eksposur kredit ke Duniatex Group senilai US$ 15 juta atau setara Rp 217 miliar. Seluruh eksposur tersebut diberikan kepada PT Dunia Setia Sandang Asli Textile (DSSAT).


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×