kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.999   -1,00   -0,01%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Antisipasi kebutuhan uang tunai untuk Lebaran, BTN siapkan dana Rp 43,6 triliun


Senin, 21 Mei 2018 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. BTN


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk menyiapkan dana Rp 43,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Idul Fitri 1439 H. Dana tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai yang diprediksi akan meningkat di H-23 (23 Mei 2018) hingga H+11 (27 Juni 2018) setelah Idul Fitri.

Berdasarkan catatan BTN, jumlah dana ini naik lebih dari 48% dibandingkan persiapan uang tunai tahun lalu. Maryono, Direktur Utama Bank BTN bilang kebutuhan uang tunai pada bulan Ramadan selalu mengalami peningkatan. Hal ini karena likuiditas tunai tersebut naik hingga 30% dari hari biasa.

“Tahun ini lebih tinggi karena panjangnya cuti besar," kata Maryono dalam keterangan tertulis, Senin (21/5). Kebutuhan likuiditas yang naik ini juga karena kebutuhan untuk biaya pendidikan untuk biaya masuk sekolah dan pembayaran tunjangan hari raya.

Sebanyak 30% dari dana tersebut atau sekitar Rp 13 triliun akan dialokasikan untuk pengisian mesin ATM Bank BTN. Kemudian, sisanya atau sekitar Rp 30,6 triliun dianggarkan untuk kas pada Kantor Cabang.

Sebagai gambaran Bank BTN memiliki 2.047 ATM dengan 10.000 jaringan ATM Link. Bank BTN pun memiliki 961 jaringan kantor untuk melayani nasabah perseroan di seluruh Indonesia.

Maryono menambahkan untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat pada saat libur cuti bersama, Bank BTN tetap memberikan layanan secara terbatas.
Kantor cabang Bank BTN akan memberikan pelayanan secara terbatas sesuai dengan jadwal kliring yang diatur dari regulator.

"Pelayanan kepada masyarakat tetap diberikan dan tidak boleh berhenti. Kami tetap buka dan memberikan layanan secara terbatas sesuai dengan jadwal kliring dari regulator yang akan kami umumkan kemudian", katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×