kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BTN: DPK valas masih akan melambat hingga kuartal II-2018


Rabu, 16 Mei 2018 / 20:26 WIB
ILUSTRASI. Bank Tabungan Negara


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) melihat dana pihak ketiga (DPK) dalam bentuk valuta asing (valas) masih akan terus melambat hingga kuartal II-2018. Pada kuartal I-2018, DPK valas perbankan berdasarkan data Bank Indonesia (BI) masih melambat dengan pertumbuhan yang turun 0,5% yoy menjadi Rp 698,4 triliun.

Budi Satria, Direktur BTN menjelaskan, perlambatan DPK valas ini salah satunya dapat disebabkan oleh tren pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. “Di kuartal II sepertinya masih akan sama (melambat secara industri). Namun DPK valas di BTN masih sangat kecil karena produk baru,” jelas Budi kepada Kontan.co.id, Rabu (16/5).

Menurutnya DPK Valas BTN masih di bawah 5% dari total DPK BTN. Karena ini produk baru, BTN menargetkan agar jumlahnya meningkat secara maksimal baik dari segi number of account maupun dari volume of account.

Sebelumnya BTN sesuai rencana bisnis bank (RBB) tahun 2018 menargetkan pertumbuhan DPK sebesar 23% yoy. Hingga kuartal I-2018, BTN telah menghimpun DPK sebesar Rp 194,48 triliun atau tumbuh 23,54% yoy dari tahun sebelumnya sebesar Rp 157,42 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×