kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.885   -15,00   -0,09%
  • IDX 7.998   63,18   0,80%
  • KOMPAS100 1.128   11,06   0,99%
  • LQ45 819   2,93   0,36%
  • ISSI 282   4,14   1,49%
  • IDX30 426   0,23   0,05%
  • IDXHIDIV20 513   -2,20   -0,43%
  • IDX80 126   1,03   0,83%
  • IDXV30 139   0,00   0,00%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

APARI Siap Cetak 250 Ahli Pialang


Senin, 09 Agustus 2010 / 07:52 WIB
APARI Siap Cetak 250 Ahli Pialang


Reporter: Fransiska Firlana | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Asosiasi Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI) siap mencetak 250 orang ahli pialang. Sekretaris Jenderal APARI Ian Ramelan mengatakan, saat ini baru ada 200 orang ahli pialang, dan pada bulan Desember itu diharapkan bisa bertambah 50 orang ahli lagi.

“Untuk memenuhi target tersebut pada bulan ini kami meluncurkan website e-learning. Dalam langkah ini, calon ahli bisa belajar secara mandiri berbasis website,” ujarnya, Jumat (6/8).

Sistem e-learning ini sangat menguntungkan. Misalnya saja efisiensi dalam waktu proses belajar mengajar, meniadakan waktu dan biaya perjalanan menuju tempat pendidikan, menghemat biaya pendidikan. “Waktu belajar lebih fleksible sesuai kebutuhan. Yang tak kalah penting adalah dengan e-learning jangkauan lebih luas. Dengan jangkauan yang lebih luas ini, nanti jumlah ahli pialang akan bertambah banyak dan bisa tersebar di berbagai wilayah tidak hanya terpusat di kota-kota tertentu seperti Jakarta, Surabaya,atau Bali,” paparnya.

Sekarang ini sedikitnya ada 120 perusahaan broker, dan disetiap perusahaan rata-rata hanya memiliki satu ahli pialang. “Padahal regulator mengharapkan setiap perusahaan itu memiliki ahli-ahli pialang yang sesuai dengan produk asuransi yang dijalankan. Paling tidak satu perusahaan broker itu memiliki 5 ahli pialang,” tandasnya.

Ian bilang, tahun depan dengan program e-learning bisa mencetak 100 ahli lagi sehingga bisa mendukung industri asuransi yang semakin pesat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×