kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Arwin Rasyid ingin istirahat jadi bankir


Rabu, 11 Februari 2015 / 18:56 WIB
Arwin Rasyid ingin istirahat jadi bankir
ILUSTRASI. Manfaat buah pisang untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima laporan pengunduran diri Arwin Rasyid, Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Nelson Tampunolon, Dewan Komisioner OJK Bidang Perbankan, mengatakan, Arwin telah bertemu OJK untuk menyampaikan rencananya akan mengakhiri tugasnya di bank yang berpusat di Malaysia tersebut.

Menurut Nelson, Arwin pria kelahiran Rom, Italia ini sudah memasuki dua periode kepemimpinan di CIMB Niaga, kemudian masa kerja ia diperpanjang satu tahun. Lanjutnya memasuki masa periode jabatan, Arwin enggan untuk diperpanjang waktunya. “Dia bilang mau istirahat dulu, setalah tujuh tahun memimpin CIMB Niaga,” kata Nelson, kepada KONTAN.

Pria berumur 58 tahun ini telah memimpin CIMB Niaga sejak 1 November 2008. Sebelumnya beliau memiliki pengalaman dalam memimpin perusahaan, seperti menjabat Presiden Direktur PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Wakil Presiden Direktur PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan Presiden Direktur PT Bank Danamon Tbk (BDMN). 

Informasi saja, Arwin mengundurkan diri dari jabatannya pada bank yang berpusat di Malaysia ini. Laporan pengunduran diri ini tercatat dalam surat nomor 004/DI/II/2015 ke PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Februari 2015. Lo Nyen King, Wakil Presiden Bank CIMB Niaga menyampaikan, pengunduran diri boss CIMB di Indonesia ini akan efektif dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan digelar pada  2015 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×