kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Aset Asuransi Non-Komersial Turun 0,92% per Maret 2026


Rabu, 06 Mei 2026 / 17:25 WIB
Aset Asuransi Non-Komersial Turun 0,92% per Maret 2026
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aset industri asuransi non-komersial masih melanjutkan tren kontraksi hingga Maret 2026.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset asuransi non-komersial tercatat sebesar Rp 218,23 triliun per Maret 2026. Angka ini turun 0,92% secara tahunan.

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, per Februari 2026 aset asuransi non-komersial tercatat sebesar Rp 220,20 triliun atau turun 0,57% secara year on year (yoy).

Baca Juga: Jadi Sumber Pertumbuhan Baru, Bank Kian Serius Tumbuhkan Bisnis Paylater

Seperti diketahui, asuransi non-komersial ini mencakup program jaminan sosial yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta program asuransi bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri.

Secara rinci, dari sisi premi, pendapatan premi asuransi non-komersial tercatat sebesar Rp 49,25 triliun per Maret 2026, angka ini masih tumbuh 6,51% yoy.

Sementara itu, nilai klaim asuransi non-komersial mencapai Rp 52,45 triliun per Maret 2026 atau meningkat sebanyak 5,56% YoY.

Sebagai informasi, secara keseluruhan OJK mencatat aset industri asuransi per Maret 2026 mencapai Rp 1.195,75 triliun atau tumbuh 4,38% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×