kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Aset IKNB Syariah naik 36,2% jadi Rp 89 triliun


Jumat, 24 Maret 2017 / 12:25 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, industri keuangan non bank syariah sampai Januari 2017 membukukan aset Rp 89,36 triliun. Angka tersebut tumbuh 36,2% dibanding periode sama di 2016 yang sebanyak Rp 65,57 triliun.

Dari besaran aset tersebut, industri pembiayaan syariah menjadi penyumbang terbesar yakni 41,5%. Sepanjang 2016, segmen pembiayaan syariah memiliki aset Rp 37,13 triliun, naik dari periode sama tahun sebelumnya Rp 22 triliun.

Direktur IKNB Syariah OJK Moch Muchlasin menyebut, industri pembiayan syariah tumbuh positif sejak 2016. Ini karena pasar yang lebih bergairah ketimbang tahun-tahun sebelumnya. "Selain itu ada pemain baru dari pembiayaan infrastruktur syariah," kata dia.

Hingga Januari 2017, aset industri asuransi syariah sebesar Rp 33,24 triliun, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 27,12 triliun. Kontribusi lain berasal dari lembaga jasa keuangan syariah khusus sebesar Rp 18,43 triliun, naik 17,38% secara year-on-year.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×