kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Asippindo Optimistis Kinerja Industri Penjaminan Tetap Tumbuh Tahun Depan


Rabu, 19 November 2025 / 13:27 WIB
Asippindo Optimistis Kinerja Industri Penjaminan Tetap Tumbuh Tahun Depan
ILUSTRASI. Asippindo optimis industri penjaminan tumbuh 2026 didukung UMKM, namun waspadai risiko kredit. Simak kinerja aset & klaim OJK. KONTAN/Fransiskus Simbolon/24/04/2018


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) optimistis kinerja industri penjaminan masih berpotensi tumbuh pada tahun depan.

Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi mengatakan optimisme itu didorong adanya kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM, termasuk penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR)," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Flat 6%, Ini Dampak ke Industri Penjaminan

Meskipun demikian, Agus menyebut industri penjaminan juga masih berpotensi dihadapkan pada tantangan risiko yang meningkat pada tahun depan.

"Khususnya, terkait dengan potensi kredit macet," katanya.

Oleh karena itu, Agus menilai industri penjaminan perlu melakukan inovasi untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola risiko dan meningkatkan kualitas penjaminan.

Mengenai kinerja industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai aset perusahaan penjaminan mencapai Rp 48,24 triliun per September 2025. Nilai itu tumbuh sebesar 1,37%, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Asippindo Imbau Industri Penjaminan Terapkan Kehati-hatian Dalam Menjamin Kredit UMKM

Jika ditelaah, pertumbuhan aset per September 2025 tercatat melambat, dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya. OJK mencatat nilai aset perusahaan penjaminan mencapai Rp 48,83 triliun per Agustus 2025. Nilai itu tumbuh 1,94%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, OJK juga mencatat nilai imbal jasa penjaminan yang diperoleh industri penjaminan per September 2025 sebesar Rp 5,8 triliun. Nilai itu terkontraksi 11,4%, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Jika ditelaah, kontraksi nilai imbal jasa penjaminan per September 2025 terbilang membaik, jika dibandingkan pencapaian pada bulan sebelumnya yang sebesar 11,91% secara Year on Year (YoY).

Sementara itu, nilai klaim industri penjaminan mencapai Rp 5,24 triliun per September 2025. Nilainya terkontraksi sebesar 20,68% secara YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×