kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.927   -6,73   -0,08%
  • KOMPAS100 1.229   2,90   0,24%
  • LQ45 869   3,61   0,42%
  • ISSI 323   0,74   0,23%
  • IDX30 442   -0,82   -0,18%
  • IDXHIDIV20 519   3,43   0,66%
  • IDX80 137   0,41   0,30%
  • IDXV30 144   1,24   0,87%
  • IDXQ30 142   0,23   0,16%

Astra Sedaya Finance sudah punya dana pembayaran obligasi yang jatuh tempo Februari


Rabu, 12 Februari 2020 / 17:29 WIB
Astra Sedaya Finance sudah punya dana pembayaran obligasi yang jatuh tempo Februari
ILUSTRASI. Pembukaan KAntor Cabang Astra Credit Company (ACC): Customer Service melayani nasabah usai Pembukaan KAntor Cabang di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, KAmis (16/03). Pembukaan kantor cabang baru ini memperluas jaringan ACC menjadi 75 kantor cabang di selur


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan Grup Astra, PT Astra Sedaya Finance (ASF) menyatakan siap untuk bayar obligasi Seri A dengan tenor 1 tahun (jatuh tempo pada 23 Februari 2020), dengan tingkat suku bunga 8% per tahun senilai emisi Rp 932 miliar. 

Treasury & Finance Division Head ASF,Dharmawan Phie, mengatakan, perusahaan sudah menyiapkan dana internal untuk pembayaran Obligasi Perseroan yang jatuh tempo di Februari ini.

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Menunda Penerbitan Obligasi Senilai Rp 3,5 Triliun

"Dimana dana pembayaran berasal dari penerimaan cicilan mobil konsumen ASF yang setiap bulan bisa mencapai Rp 2 triliun - Rp 2,5 triliun. Kami akan selalu memantau jika terdapat jatuh tempo Obligasi perseroan sejenis, baik kuponnya maupun pokoknya,"kata Dharmawan kepada Kontan.co.id, Rabu (12/2).

Astra Sedaya Finance mencatatkan tiga seri Obligasi Berkelanjutan IV Astra Sedaya Finance dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2019 total senilai Rp 2,225 triliun.

Baca Juga: Astra Sedaya Finance akan menerbitkan obligasi Rp 2 triliun

Selain Seri A, ada Seri B yakni bertenor 3 tahun (jatuh tempo pada 13 Februari 2022) senilai Rp 670 miliar dengan bunga 8,80% per tahun. Seri C yakni bertenor 5 tahun (jatuh tempo 13 Februari 2024) senilai Rp 623 miliar dengan tingkat bunga 9,20% per tahun.




TERBARU

[X]
×