kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Asuransi Asei Sebut Lini Bisnis Asuransi Aneka Memiliki Prospek Cerah


Kamis, 04 Juli 2024 / 07:12 WIB
Asuransi Asei Sebut Lini Bisnis Asuransi Aneka Memiliki Prospek Cerah
ILUSTRASI. prospek asuransi aneka masih cerah di masa depan


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID  - JAKARTA. PT Asuransi Asei Indonesia (ASEI) juga menyebut lini bisnis asuransi aneka masih memiliki prospek yang cerah.

Kepala Divisi Transformasi dan Inistiatif Strategic Asuransi Asei Indonesia Wahyudin Rahman mengatakan saat ini, pihaknya sedang mengembangkan beberapa produk asuransi dari lini bisnis aneka, yakni asuransi medikal malapraktek dan asuransi liability lainnya.

"Kami berharap dari produk tersebut terjadi pertumbuhan premi yang signifikan pada lini bisnis aneka pada tahun ini," kata Wahyudin kepada Kontan, Selasa (2/7).

Wahyudin juga menyampaikan Asuransi Asei berhasil mencatatkan kinerja positif dari lini bisnis asuransi aneka. Dia menyebut pendapatan premi perusahaan dari lini bisnis asuransi aneka per Mei 2024 sebesar Rp 2,6 miliar. 

Baca Juga: Sejumlah Asuransi Umum Klaim Lini Bisnis Asuransi Aneka Punya Prospek Cerah

"Nilai itu meningkat sebesar 3%, jika dibandingkan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Wahyudin bilang, produk yang paling menonjol dari lini bisnis aneka adalah produk compresive general liability. Produk tersebut memakan porsi sebesar 43% dari total pendapatan premi lini bisnis aneka per Mei 2024.

Sebagai informasi, AAUI mencatat pendapatan premi dari lini bisnis asuransi aneka pada kuartal I-2024 sebesar Rp 1,54 triliun. Nilai itu tumbuh sebesar 24,9%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,23 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×